November 02, 2020
Penulis — kernel

Hotel Maksiat

Pucuk di Cinta ulam pun tiba, artinya mendapatkan sesuatu yang lebih daripada apa yang diharapkan / dicita-citakan.

Mungkin pribahasa ini tidak cocok untuk mengungkapkan keadaan saya sampai saat ini, pasalnya, Ibu kandungku yang melahirkanku 20 tahun lalu yang selalu memberikan kasih sayangnya kepadaku sebagai anak kandung satu-satunya, kini berubah menjadi kasih sayang seorang isteri. sangat setia melayaniku dan bersama sama selalu mengarungi bahtera birahi kisah cinta anak manusia.

Sepeninggal Ayahku setahun yang lalu, beliau mengambil alih perusahaannya, dan sangat sibuk dengan kegiatan kantor atau pertemuan para relasi. Sebagai Direktur Utama perusahaan multi Nasional, Ibu terbilang sangat Cantik dan masih sangat muda 38 tahun dan sering memberikan ceramah pengalaman manajemen pada salah satu perusahaan kaliber internasional, Ibu harus berpenampilan prima, Ibu membutuhkan sentuhan profesional perancang mode dan kecantikan yang bertaraf internasional pula, terpaksa saya sebagai anak kesayangannya harus mengantarnya ke salon dan butik.

Sebenarnya Mama tanpa makeup, secara alamiah sudah sangat cantik, seksi dan anggun dan begitu kena sentuhan make-up menambah kesempurnaannya membuat siapa saja pasti ingin memilikinya. Begitu juga selalu saya diminta mengantar Mama apabila ada acara diluar jam kerja. Entah apa sebabnya tidak mau diantar oleh supir pribadinya.

Ternyata Ibu membutuhkan pendamping diacara tersebut. Setiap kali saya mengantar Ibu keacara semacamnya, mata para maneger muda selalu saja tertuju kepada Ibu, mereka kagum atas penampilan Ibu yang sangat Anggun dan Cantik. seakan akan ciptaan Tuhan yang ada didepan matanya adalah yang paling sempurna.

Acara semacam ini berulang-ulang dan pada suatu ketika karena acara baru selesai larut malam dan diluar kota pula kurang lebih 3 jam perjalanan kerumah, maka Ibu menawarkan untuk checking disalah satu hotel berbintang 5 karena, melihat kondisin saya yang sangat kelelahan dan cuaca malam hari yang kurang bersahabat, angin kencang dan hujan akan turun deras.

Ibu !!, Ar masih sanggup bawa mobil kok, lagian gak enak sekamar dengan Mama, Ar !, Siapa bilang kita harus sekamar, Kamu kelihatan capek banget lho, dan sekali-kali kita referesing diluar rumah kata Ibu singkat yang tidak boleh dibantah, Oke deh Ibu Direkturku yang cantik!!! jawabku menggoda, Betul Ar???

Kami Checking disalah satu hotel berbintang 5, karena week End, semua kamar terisi kecuali 1 kamar terbilang super VIP dengan tarif paling mahal. No Problem bagi seorang direktur yang sukses seperti Mama, sambil mengeluarkan kartu kreditnya untuk digesek sebagai jaminan pembayaran 1 Malam.

Kami berdua kekamar dan diantar oleh 2 orang petugas hotel dan yang satunya langsung membukakan pintu kamar seraya berkata Selamat menikmati pelayanan hotel kami, semoga Bapak dan Ibu senang dan berbahagia, silahkan beristirahat, Ibu hanya tersenyum manis sambil melirik kepadaku.

Sepeninggal petugas hotel tersebut, saya langsung menutup kembali pintu kamar Kayaknya petugas hotel tadi menyangka kita berdua suami isteri ya Ma !!, Ia lah.. karena semua kamar penuh kecuali yang ini terpaksa Mama berbohong, walaupun tadi Mama registrasi sebagai suami isteri, tapi kamu tetap anak mama dan jangan macam2 ya!!!

Dibalik Kebaya Modern yang lagi ngetop dan sangat transparans, mama menggunakan kaos sutra sangat tipis, halus dan transparan yang mempunyai motif batik, seakan akan bersatu dengan kulit mama dan secara kasak-mata seperti mencetak tatto seluruh tubuhnya, Ar tolong bukain korset mama ini, spontan saya menuju Mama dan berusaha membuka korset yang menutupi separuh bagian bawah kedua buah dadanya, mencetak perut mama sangat ramping dan menutupi bagian atas pinggangnya, kulepas perlahan-lahan korset tersebut dari belakang.

Wowtubuh Mama sangat sempurna mulai dari ujung ranbut yang megurai selewat bahu, wajah yang cantik, manis, mata dengan sinar yang cerah alami diatapi Lentik bulu mata yang indah, hidung mancung kemerahan, bibir tipis, basah, memerah merekah, dagu yang menggelantungan memberikan kesempurnaan seorang wanita.

sewaktu kaitan Korset mama hampir terlepas semua, pikirankau mulai melayang-layang alias menghayal, walaupun mama tidak menggunakan korset tetapi cetakan tubuh mama sangat sempurna, pinggang yang melekuk, meliuk diserta bokong yang padat dengan perut yang ramping serta didinding yang masih kencang putih bersih tanpa noda, seakan akan saya tak pernah dikandungnya, menyanggah bidang dada tempat buah dada Mama yang masih mencuat menonjol kedepan yang menambah kesempurnaannya.

Secara refleks terucaplah kata-katu wow tubuh mama sangat indah dan seksi melebihi tubuh anak perawan, tiba-tiba mama membalikkan tubuhnya yang setengah telanjang sambil menutupi kedua buah dadanya dengan lengan kanannya, Ar ngomong apa tadi kamu sayang??? tanya mama sambil tersenyum, Ah..

Mama!! pura2 aja, Ar cuma bilang, seandainya saya tidak lahir dari dalam perut ini, sambil memegang perut mama yang sangat mulus, saya bersedia jadi… jadi, jangan kurang ajar kamu Ar, kata mama dengan muka agak kemerahan, Cepat ambilkan Handuk di Kamar Mandi, untuk salin pakaian mama, Ambil sendiri donk Ma!!!

Melirik Mama dalam keadaan seperti itu, membuat jantungkungku berdetak kencang dan entah kenapa Yuniorkupun ikutan kagum dan tegang, pikiranku makin melayang-layang dan kotor.

© 2022 - CeritaSeru.xyz