November 02, 2020
Penulis — benqull

Birahi Anak Nakal

Dikampung kecil, kampung yang dikelilingi pematang sawah yang luas, dan dikampung itu terdapatlah keluarga kecil namun bahagia, keluarga yang hanya terdiri dari bapak, ibuk dan seorang anak laki laki dan anak laki laki itu bernama Maman prawiro, seorang anak berusia 18 tahun dan baru menamatkan sekolahnya dismk jurusan otomotif.

Maman yang memiliki tinggi 170 dengan berat 65 dan memiliki tubuh atletis dan berkulit kuning langsat, sedangkan bapaknya bernama Sugito berumur 49 tahun, bertinggi 150cm namun bertubuh gemuk dan berkulit hitam legam, dan bapaknya Maman memiliki sawah yang cukup luas dan sehari harinya dihabiskan mengurusi sawahnya dan sementara ibuknya Maman bernama bu Sari, umur 35 tahun, bertinggi 155 cm, berbadan kecil, dan berkulit kuning langsat, dan itulah gambaran dari keluarga Maman Prawiro.

Pagi itu sekitar pukul 8, Maman baru bangun dari tidurnya, dan Maman saat ini memang belum bekerja dan belum punya niatan untuk kerja, dan bapak juga ibuknya Maman tak pernah nyuruh Maman untuk nyari kerjaan dan bapaknya sebenarnya takut jika Maman hendak cari kerja dikota dan tentu saja rumahnya akan sepi jika ditinggal sama anak satu satunya itu, makanya bapaknya Maman tak pernah menyuruh Maman mencari pekerjaan toh hasil sawah sudah mampu mencukupi kebutuhan sehari hari dan apalagi Maman termasuk anak yang beruntung punya bapak yang pengertian bahkan bapaknya Maman pun mampu membelikan Maman sepeda motor Vixion yang jarang dimiliki dikampung tersebut.

Kembali ke Maman.

Maman pun beranjak dari kamarnya dan hendak menuju kekamar mandi dibelakang rumahnya dan jika mau kekamar mandi tentu saja melewati ruang dapur, Dan kini Maman sudah sampai didapur dan Maman tidak menjumpai ibuknya dan Mamanpun melanjutkan langkahnya menuju kekamar mandi dan Maman pun melihat ibuknya sedang sibuk mencuci baju, dan Maman bisa melihat paha ibuknya terpampang jelas apalagi ibuknya kini sedang duduk membuka lebar kakinya dan apalagi ibuknya Maman hanya memakai daster selutut tentu saja mau tak mau daster ibuknya tertarik keatas memperlihatkan pahanya yang kuning langsat itu.

Sebelumnya Maman tak pernah punya pikiran mesum ke ibuknya namun pagi ini Maman benar benar merasa terangsang melihat ibuknya dan dimata Maman ibuknya masih terlihat cantik dan tak nampak kerutan diwajahnya, dan rambut panjang ibuknya tak terlihat ada sehelai ubanpun yang nampak hanya warna hitam saja, namun ibuknya Maman itu seorang wanita pendiam dan tak banyak ngomong bahkan Maman jarang mengobrol sama ibuknya itu, kalaupun mau nyuruh Maman ya cuma hanya berucap sepotong lalu diam lagi.

Saat ini Maman lagi berdiri mematung sekitar 2 meteran dihadapan ibuknya, Maman tengah asik menikmati pemandangan indah paha kuning langsat milik ibuknya itu dan Maman pun bisa melihat celana dalam yang dipakai ibuknya itu, berwarna putih dan didalam Cd ibuknya itu Maman bisa melihat gundukan yang nampak tembem itu dan Maman juga melihat jembut ibuknya ada yang keluar dari celah Cd yang dipake ibuknya itu dan membuat

kontol Maman nampak sesak dicelananya.

Dan ibuknya Maman pun menyadari kalo dirinya sedang diperhatikan oleh anaknya, ibuknya Maman tak marah dan hanya diam tapi berusaha menutupi pahanya yang terekspos itu yang jadi santapan mata liar anaknya itu dengan merapatkan kakinya, dan melanjutkan lagi mencuci pakean yang tinggal 2 potong saja.

Maman terlihat kecewa karena tak bisa melihat keindahan paha ibuknya, namun Maman berfikir ibuknya tak marah dan tak menegurnya berarti Maman bisa bertindak jauh ketimbang hanya melihat saja dan Maman benar benar punya niatan untuk menyetubuhi ibuknya.

Kini Maman sudah masuk kedalam kamar mandi yang sudah bertembok dan berpintu dan Mamanpun kini telah telanjang bulat dan Maman berniat untuk Mandi.

*Buk* panggil Maman.

*Ada apa Man* Jawab ibuknya.

* Tolong buk ambilkan sampo ya buk* Ucap Maman.

*Iya Man tunggu sebentar*jawab ibuknya, Lalu ibuk Sari mengambil sampo untuk anaknya itu.

* Man ini samponya* Ucap bu Sari ibuknya Maman yang sudah berada didepan pintu kamar mandi, dan Mamanpun membuka kamar mandi dan memperlihatkan kontolnya yang menjulang tinggi itu dihadapan ibuknya, sementara bu Sari ibuknya Maman yang otomatis melihat kontol anaknya nampak jengah dan menutup

matanya namun tak ada kata marah yang terucap dari bibirnya dan setelah tahu anaknya sudah mengambil sampo dari tangannya bu Sari pun cabut dan kembali melanjutkan cucianya yang belum selesai itu.

* Yes ibuk tak marah berarti aku bisa isengin ibuk nih* pikir Maman dan Mamanpun cepat cepat menyelesaikan mandinya.

* Buk mau dibantu jemur nggak* Kata Maman yang sudah selesai mandi dan kini sudah disamping ibuknya yang sudah selesai membilas cuciannya itu.

* Boleh Man biar cepat selesai* kata ibuk Sari seolah tak terjadi apa apa, dan Mamanpun membantu ibuknya menjemur cuciannya itu dan sempat Maman menyenggol payudara ibuknya yang terlihat kecil itu dan ibuknya tak marah dan terlihat cuek saja dan bahkan sempat pula Maman nekat meremas bokong ibuknya namun lagi lagi ibuknya hanya diam dan tak bersuara sedikitpun dan itu membuat Maman jadi girang.

Setelah selesai membantu ibuknya, Maman pun kembali menuju kamarnya namun sebelumnya Maman sempat meremas bokong ibuknya sekali dan lagi lagi ibuknya tak marah maupun menghindar apalagi melawan dan ibuknya cuma diam saja.

* Buk… Maman pergi dulu ya dah janjian sama Jojo * Ucap Maman yang berdiri disamping ibuknya dan kini ibuknya tengah mempersiapkan bekal untuk bapaknya.

* Mau kemana Man* tanya ibuknya.

* Ngambil motornya Jojo buk kemarin rusak* jawab Maman sambil iseng iseng meremas bokong ibuknya.

* ya * jawab ibuknya singkat dan sebelum Maman pergi lagi lagi Maman meremas bokong ibuknya.

*Jojo* teriak Maman ketika sudah sampai dirumah Jojo, dan rumah Jojo berjarak kurang lebih 200 meteran dari rumah Maman, dan Jojo sendiri sama sama anak tunggal dan bapaknya bernama Suwadi bekerja sebagai guru sd sedangkan ibuknya bernama Dewi dan sehari hari bu Dewi memakai jilbab dan pemimpin pengajian para ibuk ibuk.

“Sebentar Man” teriak Jojo dari dalam rumah.

“Cepetan keburu panas yo” jawab Maman.

“5 Menit Man, jangan masuk disitu saja” Teriak Jojo lagi.

“kamu lagi apa to” tanya Maman

“Cari duitku aku lupa naruh Man” jawab Jojo.

“Saya bantu ya biar cepet ketemu” Tawar Maman.

“Ndak Usah kamu disitu saja cok” Jawab Jojo lagi.

“Yowes aku tunggu jo suwe suwe keburu panas yo” Ucap Maman.

“iyo iyo cok” Jawab Jojo dan Maman pun menunggu Jojo dan tetap duduk dimotornya sambil mainin smartphone nya dan 5 menit Jojo pun keluar dan akhirnya berangkat menuju ke bengkel.

Sekitar jam 11 Maman pun tiba dirumahnya, Mamanpun masuk rumah dan lupa menutup lagi pintunya dan Maman melihat ibuknya lagi liat tivi dan berposisi berbaring miring dan memang ruang tv Maman tak ada kursi, dan disitu hanya ada tikar untuk jadi alasnya, dan Maman melihat ibuknya memakai daster selututnya seperti tadi pagi hanya saja ibuknya dah salin dengan daster satunya kan daster pagi tadi dah kotor juga basah.

Mamanpun ikutan rebahan namun Maman kini dibelakang ibuknya, Iseng iseng Maman memeluk tubuh ibuknya

dan ibuknya tetap diam dan nampak fokus melihat tv, dan Maman merasa bahwa ibuknya tak bereaksi menolak Maman dan Mamanpun makin nekat saja, dan kini tangannya mencoba menarik rok ibuknya sampai ke atas sampai sampai celana dalam ibuknya kelihatan, namun lagi lagi ibuknya tak mencegah ulah Maman dan Maman pun semakin berani saja bahkan Maman kini tengah melorotkan celana

dalam milik ibuknya sampai terlepas dan membuka paha ibuknya lebar lebar dan Maman lebih kurang ajar lagi kini jari Maman berani memilin itil ibuknya karuan saja ibuknya kini nampak kelonjotan tapi lagi lagi tak berusaha mencegah maupun melawan saat dicabuli sama Maman bahkan 2 jari Maman kini menusuk nusuk lubang tempek ibuknya dan lagi lagi ibuknya tetap diam dan tak bersuara hanya tubuhnya saja yang bereaksi dan kini Maman mencabut 2 jarinya dari liang kemaluan ibuknya dan Mamanpun melepas celananya dan kontol jumbo Maman pun tampak mengacung dan kini Maman menelentangkan tubuh ibuknya dan lagi lagi ibuknya tetap diam tapi tak berani melihat Maman dan tetap pandangannya menuju ke arah tivi dan sementara itu Maman sudah berada diantara paha ibuknya yang terbuka lebar dan bles kepala kontol Maman yang Jumbo membelah lubang sempit ibuknya dan Maman melihat ibuknya tetap diam namun Maman melihat tangan ibuknya memegang erat erat bantalnya dan menggigit bibirnya dan bles satu tekanan membuat ujung kontol Maman menyentuh rahim ibuknya.

“Hegh aduuh, pelllan” Rintih tertahan dari bibir ibuknya Maman dan suara itu sangat pelan namun Maman bisa mendengar rintihan dari bibir ibuknya itu.

“Tempekmu sempit buk” Ucap cabul Maman dan Ibuknya tak menjawab dan pandangannya tetap kearah tv.

Maman tak mempedulikan sifat diam ibuknya itu yang terpenting bagi Maman bisa menyetubuhi ibuknya dan Maman pun tambah nekat lagi, kini daster ibuknya dilepasnya juga melalui kepala ibuknya dan kini hanya tinggal bh putih yang melekat dan itu pun sudah dilepas sama Maman dan telanjang sudah tubuh ibuknya seperti bayi yang baru lahir telanjang polos tanpa sehelai kain, Maman pun memompa kontol jumbonya kuat kuat membuat ibuknya merintih rintih, sambil memompa kedua tangan Maman meremas remas payudara ibuknya.

“Buk susumu kecil, tiap hari susumu Maman remas remas ya buk biar tambah gedhe” Ucap Maman namun lagi lagi ibuknya tak menjawab Maman dan membuat Maman tambah gemas saja dan Mamanpun makin gencar memompa liang kemaluan ibuknya dan tiba tiba Maman melihat ibuknya terkejang kejang dan tubuhnya terangkat, dan kepala ibuknya mendongak keatas dan tiba tiba tubuh ibuknya ambruk dan nafas ibuknya tersengal sengal, sementara Maman merasakan kontolnya terasa hangat akibat lelehan cairan bening nan kental milik ibuknya dan Maman tahu ibuknya kini sedang Orgasme dan Mamanpun mendiamkan kontol jumbonya memberikan waktu untuk ibuknya merasakan kenikmatan dilanda orgasmenya itu, Sementara tangan Maman masih saja meremas remas susu ibuknya kadang juga memilin, memelintir puting ibuknya.

Setelah memberi jeda ke ibuknya Maman lagi lagi memompa ibuknya kuat kuat dan tiba tiba saja pejuh Maman mau keluar dan Crot crot crot kontol Mamanpun memutahkan lahar putih kerahim ibuknya dan bersamaan ibuknya orgasme yang kedua kalinya membuat ibuknya kini tidur terlelap akibat kecapek an dan Mamanpun mencabut kontolnya plop.

Kini Maman sedang berdiri sambil menatap ketubuh polos ibuknya dan pandangannya kini beralih tempek ibuknya dan melihat rimbun jembut ibuknya dan Mamanpun tersenyum licik sambil mengambil pisau cukur bapaknya dan kini Maman mencukur gundul ibuknya disaat ibuknya tertidur terlelap akibat kelelahan.

“Nah buk tempekmu makin indah saja tanpa adanya jembutmu buk he he he” Gumam Maman dan Maman menusukan 2 jarinya dilubang kemaluan ibuknya dan Mamanpun mengeluarkan pejuhnya dan mengoleskan dibibir ibuknya dan semakin berani Maman kini dimasukannya jemarinya kedalam mulut ibuknya yang kini masih keadaan terlelap.

Setelah puas mengerjai ibuknya, Maman pun kini membopong tubuh polos ibuknya dan membawa kedalam kamar ibuknya dan dibaringkan tubuh polos ibuk itu tanpa memakaikan kembali daster ibuknya dan setelah itu Maman menuju kekamarnya dan kemudian Maman tidur dengan senyum kepuasan.

Jam 3 sore Maman terbangun dan Mamanpun beranjak menuju kearah kamar ibuknya namun Maman tak melihat ibuknya, Lalu Maman beranjak kedapur dan Maman melihat ibuknya lagi menanak nasi, dan Mamanpun mendekati ibuknya lalu Maman mengangkat rok daster ibuknya keatas dan ibuknya tetap diam dan tak menahan tangan Maman dan tiba tiba Maman melorotkan cd ibuknya dan melepaskannya.

“Buk.. Maman tak suka ibuk pake celana dalam, dan sekarang ibuk ambil

semua celana dalam ibuk dan berikan ke Maman, hanya celana dalam buk dan ibuk tetap memakai bh ngerti buk” Ucap Maman sambil meremas susu ibuk dan ibuknya hanya mengangguk saja dan Maman tau kalo ibuknya pendiam dan tak banyak bicara.

“Ya udah sekarang ambil semua cd ibuk dan berikan ke maman dan saat nyerahin ke Maman ibuk harus ngomonga ya” Ucap Maman lagi dan Maman masih meremas susu ibuknya dan ibuknya pun mengangguk dan setelah itu beranjak mengambil celana dalamnya.

“Ini Man celana dalam ibuk” Ucap ibuknya Maman sambil menyerahkan ke Maman.

“Ini sudah semua buk” Ucap Maman sambil menusukkan 2 jarinya kedalam liang senggama ibuknya dan ibuknya hanya mengangguk saja.

“duh ibuk pinter, buk sekarang liat tempekmu buk, ehm ibuk suka nggak tempek ibuk gundul jawab ya buk” Ucap Maman dan kini 3 jarinya menusuk kedalam tempek ibuknya.

“Suka nak ouhh” ucap ibuknya Maman sambil mendesah ketika Maman mengocok liangnya dengan cepat.

“Suka apa buk yang jelas dong” Ucap Maman sambil semakin cepat jarinya menusuk nusuk lubang senggama milik ibuknya.

“Anak nakal ouuuuuhhhhh jembut ibuk’e digundul ahhhh ibuk’e dewe dikenthu aaaaaaaarrrrggghhhhh” longlong ibuknya Maman mencapai puncaknya dan kakinya tak mampu lagi untuk menyangga berat tubuhnya dan bu Sari pun menelungkup dilantai.

“Nih buk bersihin jari Maman, tempek ibuk sudah membasahi jari Maman” Ucap Maman sambil memasukan 3 jarinya kedalam mulut ibuknya dan ibuknya pun menghisap hisap jari anaknya itu.

“Dah buk.. buk buatin kopi ya dan Maman tunggu dikamar dan oh ya cd ibuk Maman bawa ya” Ucap Maman sambil meremas susu ibuknya dan setelah itu Maman menuju kamarnya dan Maman punya rencana buat ibuknya.

© 2022 - CeritaSeru.xyz