November 02, 2020
Penulis — cintamemekstw

Ku Perkosa Juragan Tembako Usia sekitar 60 Tahun

Awal Pemerkosaanku terhadap Juragan Tembako Bu Biyah,

Usia Bu Biyah sudah hampir kepala 6, tapi badannya masih montok karena perawatanya memang oke dan orangnya boleh dibilang awet muda karena orang berkecukupan, sejak aku tinggal ditempat pamanku aku selalu membantu paman di kebun untuk mengelola tanaman tembako dan hasil tembako dijual kepada pengepul biasanya kepada Bu Biyah, karena beliau Pengepul terdekat didaerah kami dan sering membantu modal kepada petani tembako, kalo musim panen suasana rame ada yang bekerja disawah juga ada yang dirumah merajang tembako, waktu itu aku iku paman ke rumah Bu Biyah untuk meminjam uang karena paman akan menanam tembako, dirumah Bu Biyah hanya tinggal bersama pembantunya dan anak lakinya tinggal bersebelahan.

Paman: Bu aku kesini mau pinjam duit untuk persiapan tanam besok,

Bu Biyah: berapa mas,

Paman: 1.500.000, nanti yang 500 mau tak kasih keponakan biar betah dirumahku bantu2 pelerjaanku, ini Keponakanku dari Desa XXX anak Kakaku.

Bu Biyah: ouh, namanya siapa mas?

Aku: nama saya Deni Bu

Bu Biyah: usianya berapa mas?

Aku: 23 Bu

Bu Biyah: masih muda kok mau bekerja dikebun panasan, emang gk merantau Nak. (setelah tau usiaku Bu Biyah panggil aku Nak padahal sbelumnya panggilnya mas)

Aku: pernah merantau kerja dipabrik gk betah bu, karena sering diatur sana sini,

Bu Biyah: ya kalo gk ada kerjaan main kesini bantu2 ibu nanti tak kasih uang buat beli tokok sama pulsa.

Paman: tuh Den, Bu Biyah baik kan. haha…

Bu Biyah: ah mas ini ada2 aja, ya namanya aja tetangga ya saling menolong,

Aku: ya bu bsok klo gk ada kerjaan bantu paman aku tak bantu ibu, (sbenarnya kita ngobrolnya pake Bahasa Jawa, tapi disini saya tulis pake Bahasa Indonesia dan nama Bu Biyah itu hanya nama samaran saja, takut nanti ada yang kenal malah bahaya)

Setelah obrolan kami dan perkenalan aku sama Bu Biyah sdh cukup, kami pamit pulang, sampai dirumah aku mandi lalu tidur karena bsok pagi mau ke ladang buat bantu paman, malam2 aku kebangun pengin kencing, aku pun keluar ke kamar mandi untuk kencing pas mau sampai akue medengar suara aneh didalam kamar paman, pelan2 aku intip duuuuuuuhh seeeeer seeeran rasanya melihat paman dan bibi sedang bersetubuh, tidak mengira diusia Paman dan Bibi yang menginjak kepala 5, ternyata bibi bener2 rakus dan ganas, posisi paman dibawah dan bibi diatas kulihat susu bibi yang gede bergantungan gk karuan karena ayunan bibi yang begitu liar, karena aku takut ketahuan ahirnya aku cepat2 masuk kamar didalam kamar aku mengocok kontolku membayangkan tubuh bibi yang bersih dan agak kurus tapi susunya gede, setelah keluar rasanya lega dan aku lanjutin tidurku.

Pagi2 aku bangun ku lihat bibi sudah mandi kramas, wajahnya manis dan murah senyum, aaaah dasar Bibi ternyata suka kethu juga dalam batinku, aku pun mandi walaupun suasana dingin tapi aku tetap nekat mandi pake air hangat, stelah mandi aku sarapan lalu pergi ke ladang brsama paman…

© 2022 - CeritaSeru.xyz