November 02, 2020
Penulis — Kalex

Jalan takdir

Semoga suka, masih dengan cerita langsung tamat, mungkin alur ceritanya ada kemiripan dengan alur cerita yg lainnya, tapi inilah ide cerita yg ada dikepala saya, klo suka sialkan baca, klo nggaak abaikan

Namaku kevin aku hidup dengan papaku Bambang dan ibu tiriku Santi, ibu kandungku meninggal saat aku berusia 3 tahun, kini usiaku sudah 20 tahun, sedangkan papa berusia 43 tahunan, dan ibu tiriku usianya sekitar 35 tahun. papaku adalah seorang pengusaha property yg cukup sukses sehingga kehidupanku terpenuhi, dan ibu tiriku hanylah seorang ibu rumah tangga biasa, meski dulunya ia adalah wanita karir.

Tapi yang namanya kehidupan itu seperti roda yang berputar, sejak 3 bulan yang lalu usaha papa mengalami penurunan yang cukup tajam sehingga usaha keluarga kita diambang kebangkrutan. aku dan mama tiriku tak henti2 nya menyemangati papa agar tetap kuat dan semangat agar usahanya tidak hancur. meski seiring berjalannya waktu usaha papa semakin memburuk.

Hingga suatu hari papa memanggil aku dan mama untuk mendiskusikan masalah usahanya. aku juga tak mengerti kenapa papa menyertakan aku, sedangkan aku tak mengerti sedikitpun tentang usahanya, itu karena papa tak memperbolehkan aku ikut mengurusi usahanya, karena papa ingin agar aku konsen terhadap kuliahku.

dan papa mendapat info dari temannya agar datang ke seorang dukun untuk melakukan ritual agar usahanya cepat pulih dan bertambah maju. awalnya aku dan mama menolak keinginan papa, tapi papa bersikeras untuk minta bantuan dukun itu. aku dan mama tak punya pilihan lain akhirnya kami menyetujui keinginan papa.

Aku dan mama berangkat kesebuah desa dilereng gunung, aku dan mama tidak banyak cakap didalam mobil, kami hanya berbincang seperti biasa. karena perjalanan nya cukup jauh, membuat mama tertidur pulas. aku ternyata baru menyadari klo mama sangat cantik, apalagi hari ini dia pakai Tshirt putih dengan memakai jaket dan celana jeans membuat dia seumuran denganku.

apalagi saat aku mengamati kedua payudaranya yg sangat proposional dengan tubuhnya membuat kontolku menegang, secepatnya kutepiskan pikiran itu, meski bukan ibu kandungku biar bagaimanapun ia adalah orang yg merawatku dari kecil dengan penuh kasih sayang. kini aku memfokuskan untuk menyetir mobil, apalagi perjalanan masih kurang 2 jam an.

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 5 jam an dari rumah, akhirnya kami sampai disebuah desa yang papa berikan. suasana desa itu sangat sepi apalagi jarak antar rumah cukup jauh. aku membangunkan mama, dan ia bertanya apa sudah sampai. tapi kami tidak tahu dimana lokasi rumah orang pintar itu. mama menyuruhku agar bertanya kepada warga, tapi banyak rumah yg tertutup pintunya, mungin lagi bekerja diladang atau di hutan.

akhirnya aku melihat seorang laki2 yg sudah cukup tua, aku lalu bertanya kepada bapak itu dimana rumah dukun itu. bapak itu memberi tahu klo kami harus berjalan kurang lebih 1 KM, dan itu harus jalan kaki karena jalan menuju rumah itu adalah jalan setapak. aku lalu menitipkan mobilku dirumah bapak itu, lalu kuberi dia uang 200rb untuk menjaga sekaligus izin titip mobil, awalnya ia menolak karena ia ikhlas dan uang segitu terlalu banyak, tapi aku memaksa menerima uang dariku, dan bapak itu mengucapkan banyak terimah kasih padahal seharusnya aku yg terimah kasih.

Aku dan mama jalan menuju rumah dukun itu, diperjalanan mama ngomel sendiri dan aku tak mau menanggapinya hingga kami sampai disebuah rumah lebih tepatnya sebuah gubuk. aku lalu mengetukknya, tak lama kemudian keluar lah penguhuni rumah itu, yang ternyata adalah seorang wanita tua tapi badannya masih terlihat kuat tanpa tongkat penyangga.

dengan ramah akhirnya ia menyuruh kami masuk. lalu mama yang menjelaskan semua permasalahannya sehingga dia datang kesini, si mbah itu hanya tersenyum mendengar mama bicara, lalu si mbah itu bertanya apa kami bersedia melakukan syaratnya agar usaha keluarga kita tidak hancur. aku lalu menyela memberitahu si mbah itu klo usaha itu usaha papa.

Kemudian mama bertanya apa syaratnya harus mengorbankan nyawa, jika itu syaratnya mama tidak mau, si mbah menjawab klo syaratnya tidak mengorbankan nyawa atau menyakiti orang lain. belum selesai si mbah menjelaskan mama bilang setuju tanpa tahu apa syaratnya. karena mama bilang setuju sambil bersalamn dengan si mbah itu berarti mama sudah deal mau melakukan syarat yg si mbah berikan.

aku juga sendiri belum tahu apa syarat agar usaha papa cepat pulih. lalu si mbah memberitahu kalau kehadiran seorang bayi dirumahku yang bisa menyelamatkan usaha papa, dan yang membuat kami terkaget adalah, bahwa bayi itu adalah bayi yang dilahirkan mama denganku. seketika mama lalu menolak syarat dukun itu, aku hanya diam tak tahu apa yg harus aku katakan, satu sisi dia mamaku meski mama tiri, tapi disisi lain dalam hati aku berkata siapa yg tak ingin bersetubuh dengan wanita cantik seperti mama.

si mbah itu dengan tenang menjawab kamu sudah sepakat dengan syaratnya, dan itu kamu katakan dengan senang hati sebelum aku selesai menjelaskannya, semua terserah kamu Nduk mau kamu lakukan atau tidak, dan resiko kebangkrutan usaha keluargamu kamu tanggung sendiri, saya tidak memaksa. dengan sangat kesal mama lalu pergi dari rumah itu meski dengan pamit yang sangat terpaksa.

Saat aku mau pamit si mbah memandangku dengan cukup tajam, lalu aku bertanya apakah aku keturunan dari eyang cokro dari lereng gunung klayapan, aku kaget kenapa ia tahu nama kakek buyut dari papa, aku hanya mengangguk. ia hanya tersenyum, dia sudah menduga klo aku adalah keturunan eyang cokro, ia tahu karena ia dulunya adalah murid eyang.

ia lalu memberi aku wejangan apa yg harus kulakukan saat aku berhubungan badan dengan mama, tapi aku berkata bahwa klo dia mamaku. ia cuma senyum dan berkata klo ini sudah suratanku punya anak dengan mama. dia juga memberitahuku klo setiap wanita yg setubuhi tidak akan pernah bisa berpaling ke laki2 lain, tapi ia berpesan agar aku bijak dalam bersikap.

Sambil lari ku kejar mama, dan kulihat di masuk kedalam mobil, lau aku berpamitan kepada bapak yg menjaga mobilku. kupacu mobilku pulang kerumah, tidak ada satu katapun yg terucap dari mulut mama, begitupun juga aku. sesampainya dirumah sambil menangis mama memarahi papa yg cuma diam seperti patung, kemudian mama menuju kamar dengan menutup pintu sangat keras.

A: pa, papa sebenarnya sudah tahu kan persyaratannya??? jawab pa, jangan cuma diam

P: ia vin papa sudah tahu persyaratannya sebelum kalian kesana

A: pa… kenapa papa tega melakukan itu kepada kita, apalagi kepada mama, meski dia bukan mama kandung kevin, tapi ia yg merawat kevin selama ini

P: nak maafkan papa, tapi papa sudah tak ada jalan lain… mulai besok papa akan pindah kerumah kita yang dibogor, supaya kamu bisa melakukan ritual tanpa harus sungkan kpd papa

A: tapi paa????

P: nak papa sudah tahu persyaratannya tentu papa sudah siap resikonya… papa ikhlas dan tolong kamu jaga mama kamu

Pagi telah tiba saat aku bangun rumah sangat sepi… aku menuju ke dapur mau ambil air minum, disana aku melihat mama cuma pakai lingerie yg sngat menggoda, seketika kontolku menegang, akupun segera kembali ke kamarku sebelum mama tau klo aku mengamatinya, kukunci pintu kamarku lalu aku coli sambil membayangkan tubuh mama, hingga akhirnya pejuhku keluar cukup banyak membasahi telapak tanganku.

sudah dua minggu aku dan mama jarang untuk saling bicara, sejak kepulangan kami dari rumah dukun itu. hari ini aku libur semester kuliah, jadi dalam beberapa waktu kedepan aku sering ada dirumah. hari2 terasa sangat sepi karena cuma tinggal kami berdua yg tinggal dirumah, karena papa memutuskan pindah ke rumah tepatnya villa yg ada di bogor.

aku menonton tv diruangan utama rumahku, kulihat mama keluar dari kamarnya, kali ini pakaiannya tidak seperti saat bangun tidur. kudengar bel rumah kami berbunyi. saat aku ingin beranjak dari tempatku untuk membuka pintu, mama sudah berjalan kearah pintu. kulihat dua orang berbadan besar yg datang, dan mereka terlibat percakapan dengan mama.

Kumatikan TV, aku hanya merenung apa yg seharusnya aku lakukan. saat dalam lamunan, tiba2 suara itu berkata “demi semuanya, kita akan melakukan syarat dari dukun itu” dalam hati ku sangat keget, ya, itu suara mama, dan benar itu mama yg tanpa kisadari ada didekatku. sungguh aku tak percaya sekarang mama setuju dengan syarat dari si mbah.

satu sisi aku tidak mau munafik, siapa yg tidak mau dengan tubuh mama, tapi satu sisi hatiku mengatakan klo dia adalah wanita yg merawatku sejak kecil dengan penuh kasih sayang. aku mencoba protes, tapi maa?? … keputusan sudah kuambil, meski ini sangat menyedihkan, klo mama harus berhubungan badan dgn orang yg mama rawat sejak kecil dengan penuh kasih sayang, meski bukan mama yg melahirkan kamu” sela mama memotong kata2 ku.

Malam telah tiba, dikamar aku cuma berangan2 apa mama benar2 ingin melaksanakan syarat dari si mbah, tak lama kemudian kulihat sosok wanita sangat cantik membuka pintu kamarku dengan hanya memakai lingerie putih yang sangat tipis, sehingga bra nya yg berwarna hijau tosca terlihat jelas membungkus payudara nya yg sangat indah.

mamaku kini sudah ada dikamarku, kemudian dia mematikan lampu utama kamarku, dan mnggantinya dgn lampu tidur yg agak redup, mama sudah ada didekatku tapi aku masih terpaku dengan kecantikannya… “kamu sudah siap vin, ucap mama menyadarkan ku… ta, tapi, maa??? jari telunjuk mama menempel dibibirku pertanda supaya aku tak protes

M: vin demi usaha papa kamu, mama siap menghadirkan seorang bayi dirumah ini

A: tapi aku sudah menganggap mama seprti mama kndungku sendiri

M: awalnya mama juga menolak, tp sebelum papamu pergi, dia memberi tahu alasannya, karena papa tidak ingin mama disentuh pria lain, yg belum tentu bisa menjaga mama, dan papa kamu menaruh kepercayaan sama kamu, karena dia percaya kamu bisa menjaga mama, itulah sebabnya papa kamu percaya sama kamu

kini aku merasa senang karena tidak ada yg terpaksa dalam ini baik papa dan mama sudah ikhlas dengan keadaan ini, jujur aku sangat merasa senang.

A: baik ma… jika mama sudah berkeputusan seprti itu, tapi kevin harap mama tidak benci sama papa dan kevin

M: mama cinta sama papa kamu bukan karena harta, jadi tidak ada alasan mama untuk benci papa kamu, mama juga berharap kamu tetap menghargai papa kamu, meski mulai sekarang kamu lah yg akan mengantikan posisinya diranjang

A: baik ma

bibir kami sudah saling berpagutan, lidah kami saling bertemu, saling menikmati satu sama lain, kulepas pakaianku cuma kutinggalkan celana boxerku, sementara ku telanjangi tubuh mama, sehingga lekukan indah tubuhnya terpampang jelas di depanku, kunikmati setiap jengkal tubuh mama dengan sapuan lidahku, sambil kuremas payudara nya yang indah, hanya desahan dan suara nafas yg berat yg keluar dari mulut mama.

kini gantian mama yg membuka boxerku, yg seketika kontolku yg besar dan panjang mengacung tegak karena aku tidak pakai celana dalam. mama sangat kaget melihat ukuran kontolku, yang katanya 2x lebih besar dari punya papa. mungkin gen jawa, belanda, afrika dari mama yang menurun ke fisikku sehingga mempengaruhi ukuran kontol ku.

mama mulai mengocok kontolku, tangannya yg halus terasa begitu nikmat saat membelai senjataku. kini mama mulai mengoral kontolku dengan mulutnya, awalnya dia gelagapan saat pertama memasukan kontolku ke mulutnya, tapi sekarang ia sudah menikmatinya begitupun juga dengan aku. kuraba vaginanya yg ditumbuhi jembut yg cukup lebat, tapi terawat dengan rapi, dan ternyata memek mama sudah basah.

aku kemudian menyudahi mama mengoral kontolku, kubaringkan tubuh mama, dan aku bersiap memasukkan kontolku ke tempeknya. kepala kontolku sudah dibibir vaginanya… pelan2 vin punyamu sangat besar, ,” kata mama”, ku majukan pelan2 kulihat mama menahannya dengan menggigit bibirnya, kubiarkan sejenak saat kontol ku sudah masuk setengahnya, kmajukan lagi kontolku, kini tinggal sedikit lagi punyaku benar2 masuk semuanya, dan sekali hentakan… blessshhhh… aahhhhhh… oouuhhhh… eranngan mama bersama keluarna cairan orgasme keduanya, setelah orgasme pertamanya dia dpat waktu aku memainkan vaginanya dengan lidahku.

aku menggenjot tubuh mama dengan penuh perasaan, karena aku ingin mama juga mendapat kepuasan dari persetubuhan ini, berbagai posisi sudah kami coba, hanya suara kontolku saat menyodok vagina mama dan erangan mama yanga ada di kamarku, hingga akhirnya aku merasakan bahwa sebentar lagi aku akan mencapai klimaks, plokkk, plookkk… kusodok tempek mama dengan cukup cepattt.

Maaa… aku ingin keluaaarrrrr…” kataku""…

iya sayang mama juga ingin keluar lagi, cepatt keluarin didalam… bikin hamiilllll mama… ahhhh… ocehnya menahan kenikmatan.

iyaa… maa… akan kubuat mama hamiillll, sambil kupercepat sodokan kontolku di vaginanya

ouiuuhhhhh cepat sayang buahi rahim mama… mama akan terima pejuh kamu dengan penuh kasih sayang… cepaaatttttt… viinnn… mama suudaaahhh… aaaahhhh… mama telah mencapai orgasme yg kesekian kalinya, dan aku juga tak kuat menahan pejuhku yg sudah diujung kontolku… aaaahhhh… crrroooottt… crroooottt… crrroootttt… pejuhku keluar sangat banyak didalam vagina mama.

tubuhku masih diatas tubuh mama, begitupun dengan kontolku yg masih menancap di vaginaya… kubiarkan sejenak agar nafasku kembali pulih sambil menikmati persetubuhan ku dengan mama barusan. kucabut kontolku, kulihat pejuhku banyak yang keluar dari vagina mama karena tak mampu menampungnya. kupeluk tubuh mamaku, dengan sesekali ku lumar bibirnya.

M: vin kamu hebat banget… mama sampai tak berdaya

A: mama bisa saja,

M: vin mama berharap benih anakmu bisa membuahi rahim mama

A: iyyaaa maa, kevin berharap juga begitu, tapi apa benar mama akan mengandung anakku dengan penuh kasih sayang

ia tersenyum sangat manis sambil mencium bibirku

M: vin sebenarnya sudah lama mama menginginkan seorang anak, tapi papa kamu tidak mampu mewujudkannya

A: maksud mama papa???

M: kamu inggat kan saat kamu kecil papa kamu mengalami kecelakaan yg cukup parah

A: iya ma…

M: sejak saat itu papa mu mengalami gangguan soal kejantanan dan reproduksinya

sambil meneteskan air mata mama bercerita tentang keadaanya selama ini, dan aku sangat terharu karena mama masih tetap setia, kupeluk tubuh mama sambil aku berjanji akan menjaganya dengan penuh kasih sayang. kemudian kulanjutkan persetubahan kami sampai 4 ronde. kini aku dan mama bukan lagi seperti mama dan anaknya melainkan sudah sperti sepasang suami istri

satu minggu kemudian aku mendapat telpon dari papa, papa bilang klo dia sudah bisa mencicil sebagian hutangnya, dan usahanya sudah ada kemajuan. lalu ia menebak klau aku dan mama sudah berhubungan suami istri. aku lalu meminta maaf kepada papa kerana sudah ngentot istrinya. papa hanya tersenyum, dan bilang klo ia tidak marah, bahkan mulai sekarang papa menyerahkan istrinya agar aku menjaganya.

3 bualan berlalu aku dan mama benar2 sudah seperti suami istri, mama tidur berdua denganku dikamarku. tapi sampai sekarang aku belum mendengar kabar kehamilan mama. pagi itu kulihat mama belum bangun, aku bersiap siap untuk pergi kuliah. kucoba untuk bangunkan dia, lalu aku berpamitan kepadanya yg masih tertidur, sambil mengucek matanya dia menjawab pamitku.

malam itu sewaktu aku mah mencumbunya, sambil senyum2 ia menolak ajakkanku untuk bersetubuh.

M: vin… sampai 4 bulan kedepan mama minta kita berhenti dulu ya ngentotnya

A: kenapa ma, mama sudah tak suka lagi, sama kevin

M: (senyum) bukan begitu nak

lalu mama mengambil sebuah surat didalam laci, dan memberikannga kepada ku, apa ini ma???? tanyaku… buka saja sendiri” jawabnya”

aku lalu membaca surat itu, dan ternyata itu adalah surat keterangan dokter kalau mama sekarang positif hamil, dan usia kandungannya berusia 10 hari. itu sebabnya ia gk mau aku entot, karena takut jika terjadi apa2 dengan kandungannya. aku sangat senang sekali, begitupun dengan mama, kami saling berpelukan.

kutelpon papa dan kuberi tahu dia klo sekarang mama sedang mengandung. papa juga sangat bahagia, dan berpesan agar aku menjaga cucunya. dan akhirnya aku benar2 menjadi seorang ayah, mama melahirkan seorang bayi yang sangat cantik. papa datang untuk menjenguk cucunya, dia sangat bahagia kerena sekarang menjadi seorang kakek.

papa menanjurkan agar aku dan mama menikah karena usia mama masih cukup muda bagiku, usia tidak menjadi masalah buat kasih sayangku terhadap mama, tapi papa juga tidak memaksa kami berdua. lagian aku dan mama juga sepakat tidak akan menikah selama papa masih hidup, karena kami masih menghargai papa. kini kondisi usaha keluarga kami benar2 pulih bahkan bertambah maju.

aku tak menyangka wanita yg dulu merawatku dari kecil, dan pernah menjadi istri almarhum papa kini mejadi pendamping hidupku. kini kami hidup bahagia dan berkecukupan dengan meneruskan usaha almrhum papa sebagai sumber ekonomi keluarga kami.

Hingga suatu hari kami kedatangan tamu dan itu adalah mamanya santi, mertua ku. dengan lembut dia memperkenalkan dirinya, dan dia sudah tahu ceritanya, karena istriku sudah menceritakannya. Rosmah adalah nama mertuaku, usianya 51 tahunan ia melahirkan santi saat masih berusia 16 tahun, maklum kebanyakan wanita dulu menikah usia muda.

malam hari saat aku bercengkerama dengan istriku, tanpa sengaja akj bilang klo mamanya masih cantik. tak kuduga istriku bilang apakah aku menginginkan tubuhnya. tanpa ragu aku menjawab Ya… lalu dia memperbolehkan aku ngentot mamanya yg juga mertuaku, dengan alasan istriku kasihan melihat mamanya sudah lama kesepian.

kulihat mertuaku lagi didapur sedang membuat kopi, lalu saat ia melihatku ia menawariku, dan aku mengiyakannya.

aku tunggu dia ditaman belakang rumah, dan ia membawakan aku kopi. kami berbincang tentang kehidupan kami dengan anaknya. ia tak menyangka klo aku mau menikah dengan anaknya yg usianya lebih tua. aku menjawab mungkin sudah amanah dari almrhum papa.

aku lalu menggodanya sperti halnya dengan santi anaknya, meski sudah berumur tapi masih cantik dan seksi. ia tersipu malu sambil mengawasi kontolku yg tegang tanpa celana dalam dibalik celana pendekku.

Kok mama… lihat punyaku terus sihh, kyak belum pernah lihat saja, ucapkh yg membuat nya gelagapan, belum sempat ia menenangkan dirinya aku lalu berdiri dan kulepas celana pendekku sehingga kontolku terlihat jelas olehnya… astaggaa, geeeedeeee… tanpa sadar ia mengucapkan kata2 vulgar.

kuraiih tangannya dan kuarahkan ke kontolku, ia sedikit menolak tapi aku yakin mertuaku juga terangsang, aku lalu melumat bibirnya, dia takut klo ketahuan santi, tp aku bilang klo santi sudah tertidur. hingga persetubuhan itu terjadi, ku entot mertuaku sampai 2 jam. lalu kubopong dia kekamarnya agar ia tidur karena ia sudah tak berdaya.

waktu aku keluar istriku hanya tersenyum, lalu aku mengatakan kpdanya klo aku mengeluarkan pejuhku di dalam dan sekarang mertuaku dalam keadaan subur. dengan tenang ia cuma menjawab klo aku harus bertanggung jawab terhadap bayinya kelak jika mertuaku benar2 hamil.

dan benar mertuaku akhirnya hamil, karena setiap kali aku ngentot aku selalu mengeluarkannya di dalam. awalnya mama sangat takut, tapi setelah santi memberitahu klo sebenarnya ia juga sudah tahu hubungan antara aku dengannya, mertuaku mulai tenang.

mungkin sudah jalan takdirku punya dua wanita yg akan menjadi teman seks ku, santi istriku dan rosmah mertuaku. keduanya sekarang sendang mengandung, santi mengandung anak keduaku dengannya, sedangkan mertuaku mengandung anak pertamaku dengannya. tapi mertuaku tidak ingin aku menikahinya karena tidak ingin membuat anaknya dimadu.

© 2022 - CeritaSeru.xyz