November 01, 2020
Penulis — GagalEngas

Suru Siapa Nakal !!!

Kenalin Namaku Dadan Hermawan, kini umurku genap 17 tahun aku tinggal didaerah bekasi, dirumah aku tinggal hanya bertiga, aku ayah dan ibu tentunya.

ibuku bernama ibu erlin wanita berumur 35 tahun dengan muka khas sunda dan berjilbab tapi tetap saja sejujurnya aku makin napsu.

ayahku Neman berumur 44 tahun, ya karena pas nikah ibuku dipaksakan, ya hasilnya jadilah aku dengan pas-pas an.

“eh ibu mau mandi mah???”

walaupun sudah 35 tahun tapi jelas toketnya masih padat dan pantat yang besar ditambah perut yang sempurna.

“loh ko udah pulang nak? kapan pulang? jawab ibu terkaget melihat ku.

memang posisi ibuku hanya memakai bh saja dan celana pendek bh nya yang bikin mata mau Petcahhhh! itu yang ada rendanya, tau kan? yang model kupu kupu? sejujurnya bukan hanya ibu yang kaget tapi aku pun kaget gimana nggk, ibuku yang terlihat alim tapi dia memakai bh seperti itu.

“yaudah ah mamah mandi dulu, ngagetin aja kamu nak” ucap ibu lalu meninggalkanku. aku yang masih melamun, bukannya kekamar melainkan terpaku akan suara air didalam kamar mandi, dan mencoba mencari celah agar bisa mengintip semua yang dimiliki ibu.

kucoba melihat dari bolongan pintu tapi kecil ya gpp lah yang penting keliatan, “serrr seeer” suara air dibadan ibu sangat jelas, mataku kini setengah melihat karena memang kecil, posisi ibu jelas menghadapku. Memeknya hanya ada sedikit bulu nya, tapi diketeknya rimbun sekali bulunya.

tangan ibu pun mulai menyabuni badannya, mulai dari toket nya yang padat sampai ke memeknya, bahkan ia belai sesekali. wajahnya sangat cakep kalo ibu begitu! petcaahhh ini!

tapi tak lama ibu keluar dan aku buru-buru lari ke kamar berharap tidak ketahuan kalo aku mengintip.

Malam Pun tiba…

Gerimis pun turun…

dan suasana semakin mendukung…

tapi tetap tak ada pelampiasan ..

hanya bayangan ibu yang selalu membuat ku ngecrott!

“naaak makan dulu keluar udah malem! ucap ibu dari luar.

Aku yang sedang melamun dikamar akhirnya keluar untuk makan dan didepanku, ibu sudah memakai jilbab nya tapi di baju ia mengenakan tanktop, jelas terlihat bulu keteknya.

“ayah kemana bu? ko gak biasanya jam segini belum terlihat bu? kita makan hanya berdua? tidak menunggu ayah bu?” tanyaku panjang.

“ayah pergi dari pagi nak, ia ikut bersama pak kades dan katanya pulang besok, ia kita makan berdua saja nak” jawab ibuku.

aku pun langsung makan dengan lahap tapi mataku tertuju pada bulu ketek ibu, dan apa yang ada dibalik tanktop ibu, tak terasa kontol ngaceng dengan sendirinya. tangan kiriku berusaha menutup tapi tetap ketahuan sampe sampe mata ibu terbelak melihat nya.

“kamu nakal yah! anak ibu nakal! lagi makan ngaceng hah! kamu pikir ibu bahan kamu apa!

aku kaget mendengar ucapan ibu seperti itu, dan aku berdiam. tak lama ibu mendakti ku!

“ibu tau tadi kamu ngintip ibu mandi! ibu tau ko! aku semakin terdiam rasanya lidah ini tak mampu bergerak, tapi ibu semakin bergerak, dan tak lama ibu mengangkat keteknya.

“kamu suka ketek hah! cium nih ketek ibu hah! ibu menyodorkan kedua keteknya ke aku tapi aku tetap terdiam!

“nunggu apalagi! kontol sudah ngaceng! dasar anak nakal! cepat cium ketek ibu!

perlahan aku menjilati ketek ibu, sangat enak baunya.

“hisap seperti anjing dasar anak nakal! sange ko sama ketek!

“nakal ya anak ibu! kamu suru ibu hisap ketek! tangan kamu diem anak nakal! gak usah megang tanktop ibu !” racau ibu tak jelas.

aku hanya menuruti nya menciumi keteknya sampe basah, apa ibu sebinal ini??? baru tau aku.

“ini kontol kamu! gede juga kontol anakku ini! tangan kanannya kini menggenggam kontolku dibalik boxer, dan tak lama dikeluarkan lah semua nya.

“haha kontol anak ibu gede! pasti puas yah!

benar benar ucapan yang binal padahal ibu masih memakai jilbab, sejujurnya aku tak kuasa sampai sampai kukerahkan semua tenagaku untuk melawan ibu, dan kini posisi ku bukan disamping ibu melainkan diatas ibu!

“biarkan anakmu merasakan memek ibu”

semua makanan sudah kusingkirkan, dan langsung saja kucium bibirnya.

“hmmmm hmmmm” desah ibu mulai terdengar, tadinya ia mau melepas jilbab nya tapi aku tolak, tanktopnya tidak aku buka melainkan aku robek!

“ini anak mu bu! anak nakal yang sange sama ibunya!

ibu rupanya tidak memakai bh, pantas saja tidak ada yang mencetak dibalik tanktopnya.

kupelinitir saja puting nya “ahhh” desah kembali ibu. tapi karena kami berciuman desahan itu hanya sebentar.

ciuaman demi ciuman aku arahkan ke mulutnya, leher sampai ketek yang dia minta kusapu bersih, sampai aku bikin cupangan dileher dan dadanya.

“dasaaar anak nakal kamu cupangin ibu yah! suara ibu tertahan, antara menikmati dan hasrat ingin bercinta dengan anaknya.

ibu kembali berguling dan kini ia diatas ku, dengan kerlingaan matanya ia menjilati badanku sampai tibalah dia menjilati palkon ku.

“ahh enaaaak ibuuu binaaal” desahku menikmati isapan pertama di palkon ku.

“kamu enak? ok! akan ibu tambah! anak nakal! biar kamu tau rasa! karena sudah mengintip ibu dan sudah sange sama ibu!” ibu pun memasukkan seluruh mulutnya ke kontolku, rasanya enak sekali ditambah tangan kanan ia gunakan untuk memainkan biji pelerku.

“enaaak anak nakal hisapan ibuu? enaaak kan??? tak tahan rasanya diperlakukan seperti itu, dan akhirnya setelah 20 menit aku pun menyemburkan seluruh pejuhku ke mulutnya serta jilban nya.

“ahhhh keluaaaaarrr” ucapku sangat berisik.

tapi ibu tetap melumat seluruh kontolku, bahkan ibu memainkan pejuhku didalam bibirnya.

tak lama ibu membuka celananya dan dia sudah telanjang bulat, hanya tersisa jilban nya saja. ibu mengangkang kan kakinya di meja makan.

“sini anakku yang nakal! dekati ibu! nakalin ibu! dan hisapin memek ibu! cepat! bentak ibu.

bagaimana selanjutnya? ane lanjut besok. maap ngetik di hp mohon komentar nya.

© 2022 - CeritaSeru.xyz