November 01, 2020
Penulis — koncroooot

Sepupuku janda yang haus sperma

Semakin lama semakin kuat kepala ane dijepit paha doi. Tangan doi bahkan menekan dan menarik kepala ane seirama dengan jilatan ane.

“aaasshhhhh… Gilaaa… Eanakkk”

Bibir meki doi yang tebal tak lupa ane kobel-kobel pake jari. Begitu juga dengan itilnya. Ane isap, tarik, isap, kulum.

Sampai akhirnya doi menjepit semakin kuat dan keraaas.

“aaaggghhh… Uuhhhh…” mengerang sambip badan doi menegang dan bergerak tak jelas.

“Sayaang, udah dulu… Bentar” doi bicara dengan suara terbata-bata.

“kenapa?”

“Biar aku bernapas dulu…”

Doi baru saja nyembur. Artinya sekarang giliran ane yang dipuaskan, pikir ane nakal.

Tanpa pikir panjang ane buka baju dan celana lalu arahkan konti ane ke mukanya.

Mukanya cemberut semacam penolakan untuk BJ konti ane.

“Ayolah sayang… Basahin aja kepalanya” ane coba bujuk semampu ane.

Konti ane mulai diBJ ama doi. Jujur aja, doi benar-benar gak pro kalo soal BJ. Beberapa kali kepala konti ane nabrak giginya.

Sambil diBJ tangan ane mulai bergerilia ke mekinya yang tadi udah ane acak-acak. Karena sudah basa maka tidak sulit buat jari tengah ane amblas ke dalam.

Jari ane mulai ane gerak-gerak. Ane kobel isi mekinya. Kakinya mulai bergerak, matanya mulai dipejam lagi. Ternyata kobel meki bikin BJnya makin enak.

Tidak jarang konti ane nyaris dimasukan semua.

Makin lama ane paksa tangan ane buat kobel makin kencang. Doi mulai menggelinjang tak terarah. Konti ane bahkan sempat digigit. Beberapa kali juga lepas dari mulut.

“Aaaghhhh… Keluar lagiiii…” konti ane lepas dr mulut doi dan doi mengerang lumayan kencang.

Untung saja rumah ane cukup terpisah dari perumahan lain dan berpagar jadi cukup aman kataku.

Saat doi terkulai lemah, ane cepat-cepat buka kakinya lalu peluk doi dari atas sambil masukin konti ke mekinya.

“Jangaaan!! Kita oralll aajjjaaa…” doi berusaha menolak tapi sudah telat. Konti ane udah masuk semua.

Ane peluk kuat doi, paksa cium bibirnya walau doi berusaha meronta. Pinggan ane mulai bergerak cepat. Menggenjot kuat mekinya.

“Aaahhh… Sialan lu. Enaakkk bgt!” doi mendesah dan merancau gak karuan.

© 2022 - CeritaSeru.xyz