October 31, 2020
Penulis — ombulet

Perjalan

Tahun 21xx sektor 87 perbatasan republik kekaisaran djayakarta, Bar selera rasa, “mama risa tambah tuak awak ni, kasih susu mama juga ya, ahahaha” teriak seorang pelanggan setia bar ini kepada pemilik bar yang sedang sibuk meracik minuman buatannya sendiri, “aduh mas klo mau pake campuran susu saya tunggulah berondong ganteng hamilin saya dlu ya, hehehe” balas genit mama risa yang pada usia 50 tahunnya masih terlihat bs menjaga tubuhnya dengan baik, “halah mama knp hrs nuggu berondong sih?

Bar selera rasa ini memang banyak didatangi buruh, pekerja kasar, sopir psawat angkut barang, sopir helikot (heli angkot), dll yang kebanyakan kaum menengah kebawah. “ah tanaman2 sialan itu tumbuh 10 meter semalam, rute expedisiku berantakan” keluh salah seorang supir expedisi, “jalur normal pun sedang dijaga ketat prajurit kekaisaran, mana aku sedang bawa macan afrika langka buat saudagar di negara serikat djog” imbuh salah seorang sopir expedisi lain.

“semua ini gara-gara penambang bodoh amerika yg membobol kantong oksigen murni di alaska itu” imbuh seorang buruh yang mulai mabuk oleh minuman racikan mama risa, “bener bngt padahal dlu kata nenek gw semut-semut mengerikan itu gedenya cuman seupil” seorang kernet ikut meramaikan suasana.

dalam kegaduhan yang terjadi di bar itu tanpa mereka sadari sebenarnya ada 2 orang yang tengah duduk disudut bar mendengarkan dengan seksama perbincangan mereka, penampilan kedua orang ini kalau di perhatikan sebenarnya sangat kontras dengan dengan pengunjung reguler tempat itu, mereka terdiri dr satu orang pemuda dengan setelan jas necis rapi bersih hanya sepatunya yang terlihat kotor akibat lumpur.

sang pemuda perlahan mendekati salah satu pria yang tadi berbicara. “maaf apa tadi anda bilang anda ingin pergi ke negara serikat djog?” tanya si pemuda pelan sambil mengambil tempat duduk disebelah sopir expedisi tersebut, “ya tapi saya tidak bisa mengambil jalur normal krn barang yang saya bawa, dan kekaisaran djayakarta sepertinya sedang razia besar-besaran karena ada sesuatu yang dicuri dr istana semalam” jelas sopir kumal itu tanpa melihat si lawan bicara krn mulai menikmati minuman yang dia pesan.

Sang sopir yang setengah mabuk mulai mengangkat kpalanya melihat si pemuda yang tengah mengajaknya bicara. mama risa! aku dapat berondong yang kamu mau nih ahahaha, dia bawa ibunya juga! kita bagi 2 aja mama risa! gmn!?? hahaha” gelegar si sopir itu yang membuat para pengunjung bar itu menatap di pemuda dan ibu nya bergantian dengan buas diringing tawa mesum mereka, “hus sopan kamu tejo sama pelanggan baru ku, nanti dia kapok kesini ku potong burung mu!” sergah mama risa galak takut kehilangan berondong maaf pelanggan barunya, “ampun mama becanda… hahaha saya becanda anak muda siapa namamu?” sapa sang sopir tua kepada pemuda itu menenangkan meskipun sebenarnya sang pemuda tidak berubah sedikitpun air mukanya, berkebalikan dengan si ibu yang sudah pucat pasi di belakang meskipun tak terlihat karena bajunya yang serba tertutup, saya putra, dan ibu saya yang disana bernama aina, “jadi bagaimana apakah bpk bisa menolong kami?

tejo sang sopir tua mulai merubah sikap dan ga duduknya menjadi posisi bisnis. “begini anak muda, kamu tahukan sejak jaman dahulu tidak ada yang gratis, dan saya adalah pengantar barang, apalagi kamu bilang barang yang kamu bawa sama berbahayanya dengan barang saya” kata tejo mulai melancarkan pembukaan negosiasi, “jadi brp yang bisa kamu tawarkan?

“maaf untuk saat ini kami memiliki sejumlah ini, karena saya belum bs mengakses keuangan kami, tapi di tempat tujuan kami akan berikan berapapun yang anda minta” kata putra sambil menyodorkan sejumlah mata uang negara djog. “apa hanya segini? kamu tau resiko yang hrs saya tempuh untuk melalui jalan hutan rimba ini dengan aircraf listrik saya?

berbagai hewan ganas dan tumbuhan pemakan daging hrs kita lewati, maaf saya hanya terima uang di bayar dimuka krn kepastian saya selamat adalah 50% dan uang itu selalu saya kirim terlebih dahulu untuk kluarga saya sebelum expedisi” sanggah tejo tersinggung dengan tawaran upah yang diberikan putra, tejo pun berdiri hendak meniggalkan putra sambil berkata “berikan saya sepuluh kali lipat dr ini sebelum besok pagi saya berangkat dan kalian bisa ikut, mama risa wku pesam kamar yang bisa diatas untuk semalam ya”,“kamar favoritmu sudah ada yang tempati kmu di kamar 208 saja…” sahut mama risa sambil melempar kunci kamar kepada tejo.

putra berjalan kembali kemeja ibunya dengan tenang, “bagaimana ini putra? kita harus kembali ke republik djog secepatnya, para prajurit kekaisaran mulai meluaskan pencarian mereka” ucap aina cemas, “ibu benar-benar tidak membolehkan saya menupahkan darah sedikit pun dalam rencana ini? tanya putra tajam.

“ya kamu tidak boleh melukai atau membunuh siapapun dalam rencana ini atau motto kita sebagai bangsa cinta damai akan hilang putra” ucap aina tegas. “baiklah kalau begitu kita rubah sedikit plan kita mulai nanti malam, tapi aku pastikan ibu akan kembali ke djog dengan cara apapun” kata putra sambil mengajak sang ibu kembali kekamar penginapan diatas bar selera rasa ini, “ya ibu percaya sama kamu putra”.

pada malam harinya tejo yang sedang menuggu anak buah mama risa untuk menemaninya malam ini di kejutkan oleh suara ketukan yang diikuti sapaan dr pemuda yang berbicara padanya tadi sore, “masuk saja pintu tidak dikunci” kata tejo menjawab ketukan putra, putrapun masuk yang diikuti oleh aina kekamar penginapan tejo, stlh mengunci pintu putrapun duduk disofa yang menghadap tempat tidur tejo yang sedang tejo duduki, dan aina berdiri di samping putra dengan cemas.

“jadi bagaimana? kamu sudah siapkan uangnya?” kata tejo agak tidak senang dengan kelancangan putra yang masuk dan langung duduk seenaknya, “seperti yang saya bilang kami tidak bisa mengakses keuangan kami, tapi saya memiliki penawaran lain yang bisa menghibur anda dalam perjalanan”, “maksud kamu ap…” belum selesai tejo bertanya tiba-tiba putra menarik aina kepangkuannya dan melepas kerudung yang aina pakai hingga napak jelas kecantikan parasnya.

diusia yang matang aina memiliki kulit kuning langsat yang halus dan sangat terawat tanpa kerut sedikitpun hidungnya yang mancung serta rambut panjang hitamnya sungguh memang sangat langka pada zaman ini, “putra kamu apa-apaan?? akh…” protes aina yang tertahan saat putra memeluk dan meremas payudaranya dr belakang sambil menciumi leher ibu muda tersebut, tejo benar benar tersihir dengan paras aina, kecantikan yang belum pernah dia lihat seumur hidupnya dilingkungannya selama ini, tejo menelan ludah berulang2 saat putra meremas payudara aina yang kini terceplak jelas memiliki ukuran yang cukup besar padahal sebelumnya tertutup baju sutranya yang longgar seperti gamis, “bagaimana?

“dasar bocah edan” sergah tejo namun iya berdiri mendekati aina dan putra dengan seringai serigala tuanya, “putra lepaskan ibu… masih ada cara lain putra gak kaya gini akkkhh…” ucapan permohonan aina terpotong saat tejo meremas kuat payudara kanan aina yang bebas karena tangan putra sibuk meremas payudara kirinya dan menahan berontakan sang ibu.

“luar biasa saya seperti benar benar bertemu bidadari” goda tejo sambil mengelus pipi aina yang merekah merah dan langsung mencium bibirnya dg penuh nafsu, aroma alcohol tercium dr cairan ludah tejo yang membanjiri pipi dan bibir aina saat dia dengan buas menjilati wajah cantik itu, “mppffh mmm jng pak… mppffhh put,, ra tlo,, ng mffhhh” aina masih memberontak sambil terus menutup mulutnya dan berpaling kekanan dan kekiri.

putra yang mengerti keinginan tejo melepaskan remasan di paydara aina dan mulai menutup hidung mancung aina hingga dia susah bernapas dan membuka mulutnya… saat itu juga tejo memaksa masuk mulut nta kedalam mulut aina dan menumpahkan banyak ludahnya disana, “uhuuk mpphhdf tidakk mppffhh uhuk uhuukk” aina terbatuk 2 menerima liur tejo dan sapuan lidah nya di rongga mulut aina yang lihai menghindari gigitan tak sengaja dr mulut cantik itu.

perlahan tejo mulai menguasai permainan dan mampu mencengkram tangan dan pergerakan liar wajah aina… ini memudahkan putra untuk membuka resleting baju terusan aina dan membuat nya bugil dalam sekejap hanya memakai bh dan undies putih satin. “bawa ibumu ke tempat tidur nak… biar aku menikmati bidadari ini sepuasnya” sergah tejo melihat kemolekan tubuh aina sambil iya membuka semua bajunya… putra menggendong aina ketempat tidur sambil berbisik “ibu tenang saja ini adalah cara tercepat tanpa pertumpahan darah”,“tapi tidak seperti ini… ibu takut putra” rengek aina saat sudah di letakkan di kasur reyot itu… “jangan takut nyonya manis, ak setuju dg penawaran anak mu perjalanku akan menyenangkan kalau ada kamu, mmmhh” ucap tejo seraya menipa tubuh tambun tuanya diatas tubuh molek aina memeluk dan menciumi wajah ayu itu berkali-kali,” apuun pakk huu huu jng pak ampunnn akkhh”, aina kembali tersentak saat tejo mulai melepas

bh nya dan menyedot puting susunya dg ganas… tangan aina yg terbebas dr pelukan tejo mencoba berontak namun tangan lemah tak berkuku itu justru membuat tejo makin kesetnanan menjamahi seluruh tubuh aina.

putra yang dr tadi melihat dari samping tempat tidur perlahan menuju kasur vagian bawah dan membuka pertahanan aina yang terakhir celana dalam nya, “putra mulai memainkan cllit aina dengan tujuan agar aina cukup basah saat tejo melakukan penetrasi nanti, tejo yang tidak memperhatikan putra tetap asik menghisap payudara aina sambil menempelkan tubuhnya erat2 hingga peluh mereka bercampur aduk, sedangkan burung pendek namun berisi milik tejo terus mengesek2 paha putih milik aina.

“putra udah putraaaa aaakhhh ibu gak kuat putra jng digituin geli isshhh aahhh” lenguhan aina yang justru lebih menikmati permainan putra pada clitnya membuat tejo mengalihkan perhatiannya ke area bawah tersebut “awas bocah sini biar yang berpengalaman yang garap,” tejo langsung mengarahkan lidah nya menjilati bibir vgina aina dan menghisap clit aina dengan rakus…” ohh pak gelii ishh geli pak uhhh aaahh” tubuh aina mengejang menikmati hisapan demi hisapan tejo hingga akhir nya aina orgasme “paakkk udhhh udaaahhh aaaaaahhh” kedutan demi kedutan orgasme membanjiri vgina aina yang sunggh sangat terwat dengan bibir2 vginanya yang masih kuning langasat tanpa ada area kehitaman.

melihat vgina yg begitu indah berkedut kedut membuat tejo tidak tahan dan lngsng memasukkan burungnya kedalam vgina aina,“okkhh pakk pelaann pak issshhh” sentak aina saat tiba2 merasakan burung gemuk itu merangsek msuk vgina nya pdhl dia msh menikmati sisa2 orgaasmenya, “uuhh uhh pak pelan pak uhh uhh” desah aina digenjot tejo bertubi2 dng posisi missionary, “rapet bngt mmek kmu sayaang gila blom pernah ak ngerasain mmek sekempot ini uuhh enaakk sayanggg” racau tejo mulai merasa memiliki aina, “huu huu udah pak aku udah ga kuat pak huu” isak aina mulai tidak kuat dng gempuran tejo…” iyaa sayang aku mau keluar ini ahhh aku keluar ahhh aku keluarin di dalam yaaaa sayang terima benih2 ku”,“loh jng pak saya ga mau paak jng ahh aahh”,“ga mau tau kamu terima ini sayang aaahhhh…” seerr seer cairan kental tejo mulai mengisi relung relung rongga vgina aina.

“nggak huhuuu ak ga mau hamil… putra ibu gak mau hamil” putra hanya tersenyum tipis,“udah ga usah merengek gtu sayang klo kmu hamil ak bakal tnggu jawab ya” kata tejo penuh perhatian lalu mengecup dahi aina,” sekarang ak mau tidur dlu besok pagi kita berangkat” kata tejo sambil langsung telungkup tidur di samping aina.

aina masih telentang sedih membayangkan jikalau dia hamil, tiba2 putra sudah tidak memakai baju dan menindih aina lembut sambil membekap mulut nya halus agar aina tidak teriak karena terkejut, “tenang aj bu, ingetkan waktu saya berikan beberapa suplemen kesehatan? salah satu suplrmen itu obat kb” bisik putra ditelinga aina, “tapi kita tetap hrs jaga2 jng sampai ibu hamil anak dia” bisik putra sambil melirik tejo yang tertidur.

putra lalu mengelus paha aina hingga memasukan jari telunjuknya kedalam vgina aina, “mpppff mmmmhhh” aina bergelinjang merasakan jari2 putra yg sedang mengluarkan sisa2 sperma tejo sambil terus menekan g-spot aina, vgina aina kembali basah dan pinggang nnya meliuk kanan kiri merasakan permainan jari putra,” mmmmhhh mmmfffppp” erang mya dalam bekapan putra, dan dalam satu sentakan putra memasukkan burung nya kedalam vgina aina, “maaf bu saya harus mekakukan pembersihan lebih dalam, mana tau ada sperma laki itu di area yang tidak terjangkau jari saya” dalih putra, namun aina tidak memperhatikan… aina terkejut… aina orgasme… ya dalam satu sentakan tadi aina

meraih orgasme yang belum pernah dia rasakan sebelumnya, aina tidak pernah melihat burung putra sebelumnya namun kini tanpa melihatpun aina tahu, iya bisa merasakan bagaimana keras berurat dan besarnya burung putra yang melesak masuk menekan dinding rahim dan seluruh titik g-spotnya.

putra mulai menggoyangkan pinggangnya perlahan mengaduk liang senggama aina, “mmpphhh MMNFFF!” aina menggelengkan kepalanya sambil menatap putra, memeluk putra sanfat erat aina merasa ngeri, aina merasa takut, dia takut membayangkan burung putra yang perlahan mulai bergerak ia takut akan merasakan orgasme yang seperti apa lagi, ia takut merasakan ledakan kenikmatan itu lagi, ia takut tidak akan bisa lagi hidup tanpa burung yang sedang bersemayam dalam liang kenikmatannya.

namun putra kembali hanya tersenyum sambil mulai mengambil ritme gerakan pinggulnya… ia kecup hangat kening aina meski tetap mendekap mulut aina karena putra tau seperti wanita2 lain yang pernah tidur dengannya, putra tau aina akan histeris menikmati tiap sentuhannya jika putra tidak mengekang aina seperti ini.

dan ya aina sungguh tersiksa disetiap jamahan burung putra aina sungguh tersiksa dalam kenikmatan yang ditahan paksa oleh putra. “MMMMFFF! mmmpphhhhh!” aina menggelinjang mendongakkan kepalanya tinggi tinggi saat putra menekan dalam dalam burungnya keliang vgina aina dng tempo cepat, “mfffffhhhh!” orgasme ke 2 diperoleh aina setelah orgasme pertama dalam satu sentakan td… orgasme ke 2 ini hanya berjarak 15 genjotan dr orgasme pertamanya.

aina terkulai lemas pelukanya terlepas, seluruh tubuhnya luluh lantah dlm kenikmatan, namun putra masih perkasa kedutan kedutan orgasme aina masih belum bs merobohkan pertahanan putra, dikecupnya bibir aina perlahan diundangnya lidah aina untuk berdansa di dalam rongga mulutnya, tangan kirinya mendekap punggung aina, tangan kanannya merangkul tengkuk aina… dalam satu sapuan kini aina berada diatas putra tengkurap lemah didada bidang putra.

aina benar-benar tanpa daya dan putra tau itu, tangan putra perlahan membelai rambut aina turun hingga punggung dan meremas bokong aina secara tiba2, putra mengangkat pinggul aina, mengarahkan liang sengamanya agar pas posisinya dg burung putra lalu mulai mengesekkan burungnya ke vgina aina, perlahan tapi pasti vgina aina kembali basah dan makin basah hingga akhirnya lubang itu menyambut burung putra dengan sendirinya… kembali burung putra melesak masuk memenuhi rongga2 vgina aina… aina kembali merasakan gejolak kenikmatan, dirangkulnya putra sambil menggit bahunya erat… “mppfhh put… putraa… mfffpphh pelan sayang ibu gak kuat ahhh ussshh putraaa…” racau aina di kuping putra saat putra meningkatkan ritmenya… “umpss buu ak mw kluar, kmu mau terima benih aku bu?

ak akan menjagamu selamanya buu ugghh”,” iyaahh iyaa aku mauu aku mau putraa… aaaahhh terus sayang banjirin aku sama benih mu aku gs akan bisa jauh dr kamu lagi putra aku milikmu selamanya… issshhhh putraaaa aaaaahhh…” serr serrrr sperma putra melesak langsung kerahim aina hingga penuh sesak membuat aina kembali meraih orgasme terhebat dalam hidupnya.

malam itu seutas senyum mengembang pada 2 insan mereka kembali melakukan berbagai gaya seks seakan ingin benar2 mengalahkan pil kb yang tadi sore aina minum dan memastikan janin hasil cinta mereka tumbuh dirahim itu. namun tanpa mereka sadari seutas amarah dan cemburu juga mulai tumbuh pada satu insan bernama tejo, ya tejo sebenenarnya terjaga, tejo sebenarnya melihat pergumulan dahsyat itu namun dia tidak berani bangkit dr tdrnya krn bagian vitalnya pun belum bisa bangkit… ya tubuhnya terlalu lelah pada ronde awal tadi stamina yang dimilikinya sungguh jauh berbeda dengan putra hingga dia hanya bs mengintip dlm marah dalam cemburu… tapi dia kembali bertanya pada diri sendiri kenapa dia marah?

keesokan paginya terjadi sbuah perbedaan 180’. saat itu tejo yang minta sarapan dibawa keatas ingin makan sambil di oral oleh aina, perbedaan yang nyata terlihat adalah saat semalam sebelum tidur tejo terlihat sangat perhatian pada aina kini justru terlihat garang, sedangkan aina yang semalam sangat menolak bersetubuh dengan tejo kini justru lahap menyantap burung tejo hingga kerongkongannya, yang tidak berubah adalah putra yang dingin duduk santai di sofa sambil menikmati pemandangan dihadapanya.

tejo kesal tejo marah karena sangat terlihat dr ekspresi aina bahwa ini pengalaman pertama aina oral… namun terlihat jelas aina justru sedang membayangkan menjilat buting putra, meremas zakar putra melihat jelas bentuk burung putra… ini terlihat jelas dr bagaimana intensitas hisapan aina setiap kali melirik putra.

habis sudah kesabaran tejo, well sebenernya pertahanan tejo juga mulai goyah, krn itu tejo lngsung mengangkat aina dan menengkurap

kan aina pada meja makan membuatnya menugging dg bertumpu pada meja makan, dengan kasar tejo Melepaskan celana dalam aina dan membenamkan burungnya dalam2, tejo tahu semalam iya sama sekali tidak membuat aina orgasme dng burungnya, maka pgi ini iya ingin menujukkan pada aina dia juga seperkasa putra.

saat tejo membenamkan burung gemuknya di vgina aina, ternyata vgina aina sudah sangat basah, “heh sudah basah aj kmu lonte!” ejek tejo kasar, “iya mas ak udah basah pas jilatin burung kamu mas” kata aina sok manja, aina sudah mulai menerima, bahwa semua ini hrs dia lakukan demi keberhasilan misi perjalanan mereka.

“dasar lonte murah nafsu sama anak sendiri! ”, tejo mulai kasar dengan menampar-nampar bkong aina, “aduh mass sakit aaakkhh akhh,” saat itu tejo melihat hiaasan tanah liat berbentuk wortel berserak dimeja makan ia langsung mencocok wortel itu kedalam anus aina. namun belum sempat ujung wortel itu merobek liang anus aina, putra mencengkram tangan tejo dengan keras,” aku tidak pernah bilang kamu boleh menyakitinya” sergah putra dingin, sambil menatap tejo tajam dan mencengkram tangan tejo erat, tejo kesakitan dan melepas hiasan wortel itu dr tangannya, tejo ingin marah namun instinctnya sebagai expeditor melarangnya, instincts nya berkata bahwa tatapan itu berbaya… aneh nya dia tidak melepas burungnya dr aina, tejo tetap memompa vgina aina, seperti anak kecil yang ketakuran namun tetap memakan bekalnya, tejo tetap memompa aina sambil tertunduk dan sekali sekali melihat arah putra.

“Ahahaha” putra tertawa melihat tingkah tejo yang ketakutan, tawanya sungguh lepas membuat aina terkejut dan tejo makin mengkeret, namun ya inilah kehebatan (kenikmatan) seorang aina, setiap laki-laki biasa manapun pasti akan layu saat sedang ketakutan atau terkejut, namun kenikmatan vgina aina mampu membuat tejo tetap tegang dan masuh menggauli aina.

putra mendekat dan mengambil wortel yang terjatuh tadi, berjalan menuju lemari dan mencari sesuatu di laci lemari hingga akhirnya dia menemukan yang di carinya, “hah penginapan mesum seperti ini pasti punya perlengkapan mesum seperti ini” kata putra sambil meneluarkan sebuah botol bertuliskan “anal lube”.

putra berjalan di samping aina sambil mengelus punggu aina dg ujung jarinya dan membuat aina bergidik hingga bahkan orgasme kecil, putra menupahkan sebagian besar cairan itu di bkong aina dan mulai meremas nya pelan agar lubang belakang aina relax… putra pun memasukkkan wortel itu kedalam lubang anal aina… auuhhg kamu ngapain putra?

melihat pemandangan ini tejo makin menambah rpm genjotannya, sedangkan putra membelai pipi aina lembut “ummggghh putraa… aku lg di genjot sayang uuhh aakkkh akhh enak sayang tapi enakan burung mu putraaa aakkhhh” desis aina sudah tidak perduli lagi dg tejo.

putra tetap memaikan wortelnya dan mengelus pipi aina dg mesra, sambil sesekali memencet hidup aina gemas, “aahhh putra akhh akh kmu nakal sama ibu ihh akhh akhhh,” putra sejnak menatap mata aina dan mengedipkan mata, aina sangat sumringah mendapat kode itu, ya itu kode untuk memyelesaikan permainan antara aina dan tejo dg teknik yang sudah diajarkan putra td malam, putra kembali kesofa sedangkan aina meminta tejo untuk merubah posisi agar aina dapat terlentang diatas meja makan, saat mendapat posisi yang pas aina langsung melakukan giggle di vgina nya yaitu seperti menahan dan melepas pipis yang membuat otot2 vginanya menghisap-hisap burung tejo dg kencang, “akkhh kamu apaain memek kamu??

akgh enak bngt” tejo tidak kuasa lagi menahan orgasmenya, aina lngsung duduk sambil mencium tejo dg ganas,” ayo mass keluarin mass aku udah ga tahan juga mass” dan disaat burung tejo sudah dirasakan sangat berkedut, aina menumpu duduknya pada kedua tumit nya dan mengeser duduknya kebelakang, hingga burung tejo muncrat diluar dan meciptakan rasa paling kosong sedunia, lebih kosong dr pakai kondim atau memang sudah mempersiapkan akan kluar di luar, sebuah arti sesungguhnya dr PHP.

namun tejo tidak dapat berbuat banyak, rasa takut terhadap putra telah lebih dulu mengalahkan amarahnya. “sudah siap2 sana 1 jam lagi kita berangkat” kata bejo dingin, aina langsung memakai baju sekenanya dan menggandeng putra bahagia membayangkan yang akan mereka lakukan sejam kedepan.

merekapun akhirnya berangkat menuju republik djog dengan aircraft milik tejo, dalam perjalanan aina disuruh oleh putra mengoral tejo namun naas kejadian memalukan kembali dialami tejo, burungnya tidak dapat berdiri meskipun sudah stengah jam dioral, putra kembali tertawa kecil dan aina hanya senyum2 sambil membuang muka melihat pemandangan sedangkan tejo merah padam karena malu dan marah.

3 jam kemudian setelah melewati berbagai kawasan berbahaya dan berjibaku dengan kawanan laron sebesar sepeda gunung, mereka mendarat, namun bukan dikawasan djog melainkan di kedaulatan atlas. “kenapa kita mendarat disini? tanya putra “aku salah perhitungan kita hrs charge aircraft dlu dsini selama 3 jam” sahut tejo, “baiklah kami akan tunggu di restoran cepat saji dsana saja” balas putra.

2jam berlalu tiba2 tejo menghampiri putra dan aina dg tergesa2, “kita ad masalah, kamu ikut aku ke gudang dsana sebentar anak muda, nyonya cantik tunggu disini saja” kata tejo agak terburu2, “baiklah ayo kita pergi” putra langsung mengiyakan permintaan tejo,“aku ikut saja ya” pinta aina cemas, “tidak usah ibu lebih aman dsini kata putra sedikit berbisik” lalu mereka melangkah kegudang tua itu “putra ingat janji kamu!

“jadi ada masalah apa?” tanya putra langsung setelah mereka masuk gudang tua, “masalahnya itu kamu bocah edan!” teriak tejo yang kembali memiliki keberanian, dan diikuti keluarnya 5 orang berbadan kekar tinggi dengan membawa berbagai senjata tajam. “kalau kamu tidak ada aku busa memiliki bidadari itu sepuasnya ahaha…” teriak tejo mulai merasa diatas angin, “ingat jo lo janji bagi kita” sergah salah seorang gerombolan itu” “iya tenang aj…” dzing x6 bruk x6… enam tembakan handgun dg silencer, enam tubuh jatuh tak lagi ditopang oleh jiwa.

“gimana putra? ada masalah apa?” tanya aina begitu putra datang, “pemilik hewan eksotis itu ad dsini jadi bpk itu tdk bs mengantar kita sampai djog bu” jelas putra, “lalu kita bagaimana?”,“kita cari jalan lain” ucap putra sambil menggandeng aina pergi dari restauran itu.

TAWANG BAJA

kereta angkut lapis baja tanpa rel yang selama 50 tahun terbukti tahan dari medan seganas apapun tahan asam dr serangga beracun tahan cakar harimau 30 ton tahan dr serangan phyton raksasa, melayani perjalanan ke 14 negara besar.

itulah yang terpampang pada pengumuman besar di stasiun yang sedang dilihat oleh putra dan aina. “kapan kebrangkatan kereta ini dan kemana tujuan dr sini?” tanya putra kepada salah seorang petugas kereta bertubuh tambun,“1jam lagi menuju republik djog pak” jawabnya, “antar saya kepada pimpinan tertinggi kereta ini” pinta putra tegas, melihat penampilan putra dan aina petugas ini merasa mereka adalah orang penting, dan langsung membawa mereka kegerbong kereta paling depan.

“kereta tawang baja ini merupakan kereta mandiri yang tidak terikat pada negara manapun dan saya masinis disini adalah presiden tertinggi dalam negara saya ini negara tawang baja” ucap sang masinis angkuh, “kami butuh tumpangan hingga stasiun militer djog dan hrs bs melewati semua pemeriksaan dr kekaisaran djayakarta” ucap putra to the point.

“mudah jika anda bisa membayar 5 kali lipat dr fee vvvip yang tertera disitu” ucap masinis yang sibuk di gerbong terdepan menyiapkan keberangkatan bersama 5 orang crewnya. “kami tifao punya uang tapi aku bisa menawarkan hal lain” kata putra sambil merangkul aina. “ehhh putraa! jerit aina sambil mencubit perut putra manja.

30 menit menjelang sampai di stasiun militer djog

“akhh terus sayang aku milikmu putraa ishhh teruss” “30 menit lagi kita sampai bu” sekali lagi putra bikin aku kluar untuk yg kesebelas kalinya dengan kontolmu sayang issshhhh” “kata2 ibu mulai kotor ya…” “aahh ahh semua gara gara kamu mpffhh ahh aku milikmu ak ga akan bisa tanpa mffhh kontol muu ahh…” “tapi tadi ibu kluar sekali sama si masinis” sambil melirik masinis yanf terkulai tak berdaya” ya gara gara kamu liatin ibu tajam gtu aakhhh pkoknya kamu hrs jadi milikku putra…” hmmm… ibu bisa jadi milik saya tapi saya ga tau apa saya bisa jadi milik ibu seorang tau tidak uhhg…” terserh kmu deh sayang yang ummpphh” dicium dg penuh nafsu “ahhgg ibu mulai pinter ya… pake giggle sama saya ugghh” “aahhh kan kamu yang ngajarin sayang… ishhh aku mau kluar putraaa” “ughhh aku juga bu…” klyarin di dalem sayanf penuhin lagi rahim aku sama sperma kamu” ibu ughh yakin? udah 24 loh bu pil kb ibu udah ilang…” “masa bodoh aku mau sperma kamu aku mau anak kamuu…” oke tapi nanti mlm ibu langsung main sama bapak ya…” “iyaahh aahhh ahhh aku kluar putra aku keluarrrrr putraaaaaa” “mpphh aku juga bu terima semua benih aku buuu !” serrrr serrrr “ahhh banyak bngt sayang penuh rahim akuuu”

kereta tawang baja berenti di stasiun militer republik djog ratusan tentara sudah memenuhi stasiun dan berkumpul di gerbang lokomotif. pintu gerbang terbuka putra dan aina keluar dari kereta dengan disambut belasan petinggi militer dan sang presiden “kepada Ibu dewiratu aina saraswati ibu NEGARA republik djog kami ucapkan selamat kembali kerumah anda negara anda tercinta!

“Mayor letnan putra wijawa detasmen spinonase dan intelegen code name: baby face harap maju kedepan!” perintah seorang jendral. “mayor putra saya sangat berterima kasih atas usaha penyelamatan istri saya dari penculikan yang dilakukan oleh kekaisaran djayakarta, keberhasilan anda menyelamatkan istri saya semalam sebelum pengumuman oleh mereka ttg penculikan ini sungguh telah menyelamatkan nama baik bangsa dan negara ini” sanjung sang presiden panjang lebar.

“adalah kewajiban saya untuk melindungi negara ini dari semua ancaman pak, dan seperti janji saya saya akan melakukan apapun (melirik ibu president) untuk membawa ibu negara kembali kepangkuan dewi pertiwi republik djog” jawab putra sambil membungkuk hormat… baiklah sekarang kamu boleh beristirahat medali dan semua penghargaan akan kita berikan secara formal besok” lanjut sang presiden.

“presiden dan ibu negara akan meninggalkwn tempat semuanya hormatttttttt gerak!” sang presiden pun berbalik untuk pulang sambil merangkul istri tercinta, “pah si putra itu angkat jadi pengawal pribadi aku aj yah” pinta aini manja,” iya dg begitu papa juga lebih tenang dg keselamatan mamah, tapi mamah nanti langsung mandi yah bau ihh” ejek sang presiden sambil meteka menuju mobil kenegaraan, “ihhh papah tega” rengek aina dirangkulan sang suami berjalan agak tertatih karena menahan sperma putra yang menetes netes dr vginanya saat aina berjalan.

TAMAT

© 2022 - CeritaSeru.xyz