November 02, 2020
Penulis — agoes_wirox

Kesempatan

Nama gw ari, usia gw 31 tahun, gw sudah berkeluarga & memiliki 1 orang anak. Istri gw erna 25 thn, teman dekat erna yg juga tetangga sebelah rumah gw bernama ros, usianya 28 tahun, sudah bersuami tp belum punya anak, suaminya berprofesi sebagai pelaut.

Sehari2nya ros sering bermain ke rumah gw, saat sedang main ke rumah gw, sering gw perhatikan lekuk tubuhnya yg sangat aduhai, mungkin karna jarang disentuh oleh suaminya yg pelaut itu. Menurut hasil penerawangan gw, buah dada ros ukuran 34A, tp yg bikin otak gw sange adalah bentuk bokongnya yg bikin fikiran orang yg melihatnya langsung ingin ML dengan gaya doggy style.

Saat itu ros ingin sekali belajar mengendarai motor, dan yg membuat gw terkejutkan, istri gw yg meminta gw utk ngajarin ros mengendarai motor..

“Kesempatan” itu yg pertama ada di otak gw.. Biasanya cuma bisa melihat dari jauh sambil membayangkan lekuk tubuhnya sekarang bisa berhimitan dengan tubuh ros.

Saat yg ditunggu pun tiba, sepeda motor utk belajar sudah disiapkan, gw duduk di belakang & ros duduk di depan, tangan gw ikut memegang stang dan gas motor, karna takut kalau gasnya terlalu tinggi dan gw berdua bisa jatuh. Tubuh gw yg merapat setengah memeluk dia dari belakang serta wangi harum rambut & tengkuknya ditambah celana gw yg longgar, membuat otong gw berdiri tegak.

Beberapa hari belajar motor, ros sudah lihai mengendarai motor, itu berarti habis juga waktu gw tuk berkonak ria. Kangen rasanya ingin mengulangi masa2 belajar motor dulu..

Beberapa hari kemudian, pada suatu malam, listrik di rumah ros ada yg konslet. Saat itu sudah jam 1 pagi, namun karna butuh sekali, ros menelpon istri gw & meminta tolong agar gw mau memeriksa listrik di rumahnya, istri gw pun langsung membangunkan gw, tp dia tdk bisa menemani gw ke rumah ros., dalam hati gw berkata “kesempatan lagi nih..

Gw datang ke rumah ros, dan langsung disambut sama dia.. “Maaf ya mas, sy mengganggu tidur mas, ,” kata ros

“Ahh gpp.. Buat kamu, diganggu juga sy seneng” balas gw. Gw langsung mengecek listrik yg konslet, ternyata cuma lampu XL murahan yg bikin konslet. Setelah itu listrik pun bisa dinyalakan kembali..

Saat ruangan sudah terang, ternyata ros memakai piyama tipis yg sangat transparan dan itu membuat mata gw langsung seger 1000%. Puting susunya terlihat menyeplak dari luar, hasrat birahi gw meningkat tajam, gw langsung mendekati ros, memberanikan diri memeluk & menyentuh buah dada dan bokongnya..

“Jangan maasss… nanti kalau ada yg lihat bagaimana…???” Dia coba menghindar,

“Berarti kalau gak ada yg lihat, kamu mau dong..?” Gw coba merayu..

“Sebenernya sih…” Belum sempat dia melanjutkan kata2nya, gw langsung mencium bibirnya yg rada tebal.. Dia tak kuasa menolak, tangan gw meremas bagian dadanya dari luar piyama.. Dia mulai terangsang, erangan kecil keluar dari mulutnya yg masih tetap berciuman.

Ros membalas ciuman gw dengan dahsyatnya, nafasnya makin memburu, tangan gw yg meremas buah dadanya dari luar piyama, kini mulai masuk kedalam piyama yg sudah tak ber BH, ternyata dugaan gw selama ini salah, dulu gw mengira ukurannya 34A ternyata ukurannya 34B.. Gw terus meremas buah dadanya kiri dan kanan, sampai beberapa detik…

Gw melepaskan bibirnya dan langsung bergeser ke bagian leher terus turun sampai ke buah dadanya, sambil melepaskan piyama yg dipakainya.. Sementara tangannya menggosok-gosok otong gw yg udah kaku.. Saat gw mulai menyedot2 buah dadanya, dia mengerang lebih keras.. Sepertinya dia udah gak perduli keadaan sekitarnya..

Sadar kalau posisi gw & ros masih berdiri, gw langsung mengajak dia ke sofa yg gak jauh dari tempat gw berduaan.. Dia melorotkan celana & CD gw, otong gw yg udah keras langsung dikulumnya dengan lahap, beberapa kali dia juga menyedot biji gw dan rasanya linu bangeeet… Lidahnya menyentuh bagian diantara biji dan anus gw..

Itu yg sampai sekarang gak pernah dilakukan oleh istri gw sendiri… Setelah hampir 3 menit, getaran sperma mulai terasa bergerak naik ke batang otong gw. Hal itu yg membuat gw menyudahi jilatannya.. Dalam hati gw berfikir “jangan sampai gw ngecrot duluan, sebelum berhasil menyarangkan otong gw di vaginanya…

Sekarang posisi berganti, gw mulai memelorotkan CDnya yg berenda, lalu dia rebahan di sofa dengan kedua kaki yg sedikit mengangkang, lidah gw mulai gerilya dari lutut sampai selangkangannya, lalu menuju klitorisnya… dia mengerang sambil menggoyangkan kepalanya ke kiri dan ke kanan… Vaginanya mulai kebanjiran cairan pelumas, aaaaaaarrrrgggghhhh…

Gerakan maju mundur berkali2 gw hujamkan sampai mentok panggkal penis gw, bunyi yg tercipta tak menghalangi gw tuk terus mengocoknya… gerakan maju mundur dipadukan naik turun membuat ros semakin tak tekendali… sampai akhirnya dia mencapai orgasmenya yg pertama..

Lalu gw ganti posisi doggy style seperti yg sering gw bayangkan terhadap dia.. Pinggang yg kecil dan bokong yg besar membuat semangat gw untuk menyetubuhi dia dari belakang bertambah besar… Posisinya bersandar pada sandaran sofa, sedang lututnya berada dipinggiran sofa… sambil berdiri, gw masukan batang otang gw kedalam vaginanya yg sudah bermandikan lendir kenikmatan..

Gw goyang maju, mundur, kiri dan kanan.. Pok.. pok.. pok… Vaginanya terasa sangat menjepit otong gw… aaaaaaarrrggghhhh… Lenguhan suara ros seperti menandakan orgasmenya yg kedua, liang vaginanya terasa begitu hangat, gw terus melakukan penetrasi… Lutut gw hampir tak bisa menahan kenikmatan yg terjadi, Dan sampai akhirnya…

gw cabut otong gw dari dalam liang vaginanya… Semburan sperma pun lagsung keluar dari lubang kencing gw… Crooot… croooot… Croooot… Aaaaaaarrrggghhhh… Sperma gw membasahi bagian luar vagina dan anus milik ros.. Gw sengaja memuntahkan sperma gw diluar, karena kalau sampai dia hamil sebelum suaminya pulang berlayar, urusan bisa berabe…

Kami berdua terkulai lemas tak berdaya… setelah memberikan kecupan dibibirnya, gw katakan “kalau sebenarnya sudah lama memendam hasrat kepadanya..” dan dia menjawab “saya sudah tau mas… sudah lama sy tau, kalau mas sering memperhatikan saya..” Kami berdua pun tersenyum…

Setelah nafas & detak jantung kembali normal, gw pamit utk pulang, sambil mengucapkan kata terima kasih… Dia hanya membalas dengan senyun pertanda puas…

Setelah sampai dirumah, gw lihat istri gw masih tertidur sangat pulas, dan gw pun langsung kembali tidur disisinya…

Dua hari setelah kejadian itu ros kembali main menemui istri gw, tadinya gw sempat berfikir apakah ros marah dan gak mau main ke rumah gw & berteman dengan istri gw lagi.. Tp ternyata dia bisa menyembunyikan semuanya… Sikapnya terhadap gw biasa saja kalau didepan isti gw… tp kalau istri gak ada istri gw, dia sering menggoda dengan tatapan dan senyuman yg nakal… Lalu gw hampiri dia dan berbisik…”Kalau ada kesempatan, kita ulangi lagi ya…” Dia menjawab dengan seyuman penuh arti…

Sampai sekarang gw masih terus menjalin hubungan rahasia dengan ros, yang pasti tanpa sepengetahuan erna atau pun orang lain… Gw & ros bisa saling menyimpan rahasia… Tp entah sampai kapan rahasia ini tetap tersimpan…???

-Tamat-

© 2022 - CeritaSeru.xyz