November 02, 2020
Penulis — toklopedia

Gara-gara Faceb**k

Namaku Endah Yuliana. Saat ini aku kuliah di suatu tempat di jawa tengah. Aku adalah anak kedua. Kami bersaudara dua orang, kakakku sudah menikah namanya Indah. Ibu dan ayahku menikah masih sangat muda, sehingga meskipun usiaku baru 24 tahun, aku hampir sama besar badannya dengan ibuku. Kadang-kadang jika aku boncengan dengan ayahku, orang yang belum mengenal kami bisa mengira aku adalah pacarnya ayahku.

Dalam kehidupan kami sebagai ayah dan anak, Aku tahu betul watak papa, makanan kesukaannya, hobinya, bahkan kekurangan dan kelebihan papaku. Tetapi satu hal yang papaku tidak pernah lakukan adalah selingkuh, atau bermain dengan wanita lain. Meskipun ibuku adalah wanita yang kalem, pendiam, tetapi papa tidak pernah mengkhianati mama dengan cara bermain wanita tapi di dalam cerita ini aku dan papa bermain akan api.

Sedangkan salah satu kebiasaan burukku adalah, aku suka foto-foto diriku sendiri dengan camera Hp ku dalam berbagai macam gaya. Kadang-kadang aku iseng foto-foto hanya sekedar ingin ku apload ke facebook ku. Ada gaya alim, nakal, sedih, ketawa, cemberut dan sebagainya. Aku juga ngga tahu, kenapa aku suka banget berfoto..

hehehe… Sampai suatu ketika ketika aku foto setengah nude dan aku unggah ke facebook dan aku copy di leptop tanpa di sangka banyak yg add dan like serta komen di fotoku bahkan ada yang inbox juga. Ya, tubuhku lumayan menarik. Kata ibuku aku seksi.. hehehee… Aku bales semua komen dan inbox dan tanpa aku ketahui ada akun yang bernama Gunawan, aku disitu tidak tahu kalo itu papaku.

Seperti inilah waktu chatting dengan Gunawan alias papaku

P: hay cantik, fotonya seksi

E: hay jg, makaasiihh yaaa… masak sihh seksi… biasa ajahh koq???

P: iyaatuhhh kelihatan dikit…

E: apanya yg kelihatan?

P: itu tuh, maapnya susu kamu cantik

E: iihhhh nakaaaallll mesuuumm …

Suatu hari, endah pergi kuliah tanpa membawa laptop. Sungguh di luar dugaanku. Ternyata papa membuka laptopku dan tanpa sengaja melihat foto-fotoku. Sepulang kuliah, aku menemukan sepucuk surat di atas meja kamarku, yang berisi tulisan begini: Ndah, tadi papa buka laptop kamu, papa sudah lihat foto-foto bugil kamu.

Foto-foto itu papa sudah copy di flasdisk papa. Ya.. ampun, wajahku benar-benar pucat. Perasaanku kacau, ada rasa takut, malu, meyesal dan juga marah. Tetapi apa boleh buat, semua sudah terjadi. Akhirnya karena malu, hari itu aku di kamar aja, dan tidak keluar ke mana-mana. Waktu malam, papaku kembali dari tempat kerja, dia tidak menyapa aku seperti yang biasa dia lakukan.

Aku penasaran, apakah papa akan marah dan menampar aku, atau dia akan menghukum aku? Yang jelas endah sudah salah. Malam itu aku tidak bisa tidur, aku terus memikirkan masalah ini. Besok paginya aku bangun, lalu aku pergi ke kampus. Sepulangnya aku dari kampus, ada surat lagi di atas mejaku, yang bertuliskan: Ndah, kapan kamu ada waktu, papa mau bicara sama kamu.

Aku pikir dalam hatiku, papa mau ngomong sama aku, pasti jadi masalah nih. Manding aku minta maaf sama papa sebelum masalah ini dibesar-besarin. Akupun membalas surat itu. Dalam surat itu aku katakan: Pa, endah minta maaf, enda sudah salah. Tetapi itu endah foto gitu di kamar dan Cuma beberapa foto endahunggah ke facebook tapi sebagian besar masih di leptop, kalau papa mau marah sama endah, aku siap terima hukuman apapun dari Papa.

Sepulangnya aku dari kampus, aku lihat surat itu sudah tidak ada. Dalam hatiku, papa pasti sudah baca. Malam itu, sehabis makan malam, ibuku sudah masuk kamar dan tidur duluan. papa masih nonton acara bola di ruang tamu. aku sengaja ke kamar mandi, lalu aku melirik untuk melihat, apakah ada orang lain yang bersama papaku di ruang tamu?

Setelah aku lihat ternyata tidak ada. Aku pergi ke kamarku lagi dan duduk di kasur. Dan akupun terkaget soalnya ada bbm masuk, aku buka ternyata dari papa,: Papa mau bicara soal masalah kamu Ndah, apa kamu bisa ke ruang tamu sekarang? dan akuoun menjawab bbm papaku Iya Pa, endah kesana, tapi papa janji jangan marahin endah ya, kalo papa mau hukum apa aja endah mau kok pa dan dengan berat hati serta malu aku keruang tamu menemui papaku.

Dengan perasaan tak menentu, aku bangkit dari kamarku, lalu berpindah ke ruang tamu bersama ayahku. Dia mulai bertanya: Kamu foto itu pake apa? Kamera di Hpku, jawabku sambil menunjukan Hpku. Ayahku menarik nafas dan berkata: kamu itu, kalau mau foto bugil jangan ditaruh di Laptop. Iya pa, jawabku sambil mengangguk.

Lalu dia meneruskan: mana Laptopmu, ambil ke sini. Dengan segera aku pergi ke kamar dan mengambil Laptopku. Ayahku menerima laptopku sambil menggeleng-gelengkan kepala. Dia menyalakan laptop itu, lalu memasukan flasdisknya. Dia membuka foto-fotoku satu persatu. Kira-kira sudah puluhan lembar dia buka, lalu dia berkomentar, Seksi banget kamu Ndah.

Lalu ayahku memilih salah satu di antara puluhan foto yang ada, membukanya dan memanggil aku untuk melihat foto itu. Lihat ini Ndah… papa suka fotomu ini seraya menunjukan foto yang terbuka kepadaku. Aku melihat, foto itu terlihat sangat jelas, memekku yang berbulu tipis, belahannya sedikit terbuka, dan payudaraku yang besar dan menonjol seperti dua bukit kecil di tanah yang rata, senyumku yang tampak bernafsu dan menggoda.

Ketika aku memalingkan mataku dari foto itu, aku sempat melihat kalau papa ereksi dengan fotoku itu. Dia mengenakan celana pendek yang cukup ketat, sehingga alat kelaminnya sangat kelihatan sekali. Dari bentuknya yang kelihatan di balik celana, alat kelamin ayahku terlihat panjang dan besar. Aku malu, lalu aku mengalihkan mataku ke televisi.

Ayahku meninggalkan aku di ruang tamu, lalu ia pergi ke kamarnya. Tak lama kemudian, ia kembali ke ruang tamu. Kali ini, ia duduk berdekatan dengan aku di sofa panjang. Lalu ia berkata: Ibumu sudah tidur. Aku diam saja, sambil terus menonton acara di TV. Ayahku kembali melihat fotoku di laptop. Kali ini, dia diam saja tanpa komentar.

Aku melirik ke celananya, mataku melihat bahwa, ayahku ngaceng dengan fotoku. Melihat ayahku terus membuka foto-fotoku, akupun bertanya: Kenapa sih pa, dibuka-buka terus? Endah malu pa.. Ngga usa malu sayang… kamu kan sudah dewasa. Balas papaku, sambil melihat kepadaku. Tapi kenapa papa liat Foto Lia, koq kontol Papa tegang?

Hehehehe kamu sih… seksi banget ndah.. jawab ayahku. Lalu aku membela diri: Ya itukan foto bugil, ya jelas seksilah.. siapa aja kalau foto bugil pasti kelihatan seksi.. Tiba-tiba, ayahku mengeluarkan kontolnya, sambil berkata, Kalau ini di foto, seksi ngga? Haaah..!! Aku kaget, melihat kontolnya yang tegang.

Terlihat panjang dan besar sekali. Saat itu juga, aku merasakan aku nafsu melihat benda ayahku. Lalu dengn suara agak berbisik aku katakan: papa, gede banget pa… lalu dia berkata: Pegang aja, kalau mau pegang. Ngga ah.. nanti kalau Endah terangsang gimana? sssstttt… jangan keras-keras ngomongnya, nanti ibumu bangun dan dengar jawab papaku berbisik sambil menaruh jari di mulutnya.

Lalu ayahku pun melepas celanaya dengan kontol yang sudah ngeceng keras, dan disilah papaku ngomong semua. Ndah papa sebenarnya kemaren add facebookmu dan papa inbox kamu soalnya papa penasaran sama kamu. Aku pun menjawab tapi papa jangan bilang ke mama ya pa, soalnya endah takut, papa boleh kok request foto ke endah asal papa gak bilang ke mama..

Dan saat itu suasana jadi hening lagi, setelah 10 menit kemudian…

P: Ndah…???

E: iyaaaa pah…???

P: papa gak bakal bilang ke mama mu, tapi papa minta sesuatu boleh??

E: minta apa pah…??

P: papa penasaran dengan tubuh kamu ndah… boleh??

E: kalo itu bisa bikin papa gak bilang ke mama, endah siap papa apain aja… sambil aku senyum se manis mungkin ke papaku

P: ok, papa pingin kamu kyk di poto ini. Sekrang di depan papa, mumpung ibumu sudah tidur.. sambil papa nunjukin ke endah.. poto itu saat aku nungging..

E: hhmmmm… iiihhh papa mesum, masak endah disuruh nungging di sepan papa??? Yasudah klo itu permintaa papaku… dan saat itu aku bangkin ke depan, saat itu aku memakai rok mini 30cm diatas lutut… papakupun langsung melotot matanya

P: oohhh endahhh… km bener-bener sempurnya… paha kamu seksi putih mulussss… bokong kamu seksi… cepat nungging kamu…!!!

E: dan akupun melaksanakan permintaan nakal papaku… bokongku di ciumin di endus walau masih pakai rok mini… dan dg secepat kilat papa menaarik keatas rok miniku… dan terpampanglah CD pink dan segumpal tempek imutku..

Dab sampai ahkirnya… papapun kalap dengan nafsunya…

Lalu akupun membisikan ke telinga papaku pindah ke kamar endah saja yuk pah??? bagai kerbau dicocok hidungnya papaku mengikutiku ke kamar

Setibanya dikamar aku masih berdiri dan papaku langsung menuntun tanganku untuk memegang kelaminnya. Aku nurut aja dan aku pegang kelamin ayahku. Huuuufffff… rasanya keras banget… aku membelainya beberapa kali, tanpa sadar aku nafsu banget. Lalu ayahku bilang: masukin dimulut kamu mau ngga Ndah?

lalu aku menunduk dan memasukan kelamin ayahku dimulutku. Aku mengocok benda besar dan panjang itu dengan mulutku berkali-kali. Mungkin aku harus beritahu bahwa, itu benar-benar sangat sensasional. Aku benar-benar bernafsu, karena dia adalah ayah tiriku dan aku rasa, ini paling beda dari segala-galanya.

Ayahku terus menarik nafas sambil berkata: Ndah, papa sudah melamun tentang ini sejak berchatting ria dengan kamuu sayang… hmmm… mendengar itu, seperti menambah dorongan birahiku, sehingga aku semakin bernafsu. Rupayanya ayahku ingin ngentot denganku sejak dari awal chattingan iseng itu, pikiran itu membuat aku makin nggak terkontrol.

Lalu entah di dorong oleh nafsu atau setan, aku tidak tahu lagi, tiba-tiba aku berkata: Pa, masukin ke tempek endah. aku pengen puasin papa dengan tubuh endah. Tanpa menjawab, ayahku langsung membalikan badanku dengan kaki sebelah diangkat ke kasur dan kakiku yang satu tetap di lantai. Ia membalikan badanku untuk membelakangi dia, lalu ia mengangkat rokku ke atas pinggangku, dan menurunkan CDku, lalu dia menusukkan kemaluannya lewat belakang.

Aku harus beritahu bahwa, nikamtnya itu lebih dari yang dapat aku banyangkan sebelumnya. Ketika kelamin ayah tiri menorobos vaginaku, aku rasakan sensasi dan kenikmatan yang luar biasa. Aku benar-benar liar, ketika benda papaku masuk ke lubang vaginaku. Imajinasiku benar-benar melayang. Aku merasa seperti aku sedang sukses dalam satu hal.

Imajinasi sex dengan ayah tiri, itulah yang mendorong aku menatap wajahnya dan aku katakan: Papa… tusukin semua pa ke dalam vagina endah.. masukin sampai dalam. endah suka Papa… endah mau papa setubuhi endah malam ini sampai endah puas pa… endah suka sex terlarang ini pa.. ini enak banget…

terus papa… endah suka sex Incest pa.. papaku semakin kencang goyangannya. Kami mulai berkeringat dan papaku bilang gantian Ndah. Kamu dari atas. Papaku tidur terletang di kasur dengan kelaminnya yang tegang menunjuk ke langit. Aku mulai naik ke atas ayahku, lalu memegang kelaminnya dan mengarahkannya ke lubang vaginaku.

Sambil memejamkan mata, perlahan-lahan aku menurunkan badanku, sambil tekan kelamin ayahku supaya masuk ke dalam vaginaku sampai amblas semuanya di dalam vaginaku. Aku mulai menggoyang naik turun sambil mataku memperhatikan bagaimana benda ayahku masuk keluar di Vaginaku yang berbulu tipis. Ouuuuhhhh…

papa… nikmat banget pa… terus sayang, papa suka ini.. Pa… endah suka sex terlarang begini pa… ini nikmat banget… Mungkin papa ngga tahu, tapi endah sering nonton film porno antara ayah dan anaknya. Endah nafsu banget pa.. Endah suka sex dengan papa. Ouuuhhhh… papa, puasin Endah pa…

saat itulah ayahku mulai bangkit dari tidurnya, lalu kembali ke posisi pertama tadi. Aku berdiri membelakangi ayahku, sambil kaki sebelah dinaikan ke pinggiran kasur dan sebelah lagi di lantai. Kali ini ayahku benar-benar ganas. Dia memasukan kelaminnya yang sudah basah oleh lendirku lewat belakang, sambil memegang payudaraku, dan tangan sebelahnya lagi memegang mukaku menghadap ke mukanya dan dia mulai berciuman lidah denganku…

Sampai titik ini aku benar-benar ngga tahan. Aku bisa merasakan dari beberapa tanda, bahwa aku akan segera tumpah… sambil mendengung karena lidahku dikulum ayahku, aku berkata: papa goyang Endah dengan keras pa, Endah keluar pa… detik itu juga, aku rasakan semburan yang berkali-kali, srott..

srott.. srott… sroot.. kelamin ayahku berdenyut di dalam vaginaku. Rasanya hangat di dalam rahimku. Aku menahan pantat ayahku agar benda itu benar-benar masuk semuanya tanpa sisa, lalu akupun melepaskan cairan yang dari tadi kubendung… mmmpa… mmmpa… mmpa… rasanya vaginaku seperti membuka mulut dan mengeluarkan sesuatu.

Tanpa disangka sudah 5 jam sejak kami dikamar dan sudah pagi.. papaku masih tertidur dan aku sudah bangun tapi masih malas untuk keluar atau membaasuh muka… dan sampai ahkirnya aku lupa bahwa leptop kemarin masih di ruang tamu… akupun kaget dan mau ke ruang tamu, tapi tempik aku masih ngilu gara-gara kontol papaku tadi malam yang dengAn ganas menggenjot diriku…

(BERSAMBUNG)

© 2022 - CeritaSeru.xyz