November 02, 2020
Penulis — Portugas D Zayn

Bongkar Yang Lama Lebih Enak

Dimulai dari pengenalan terlebih dahulu, nama Ane Nunu, kalau sekarang umur ane sudah 19th. Dirumah kami, tinggal beberapa orang yang berisikan, Ibu dan Ayah ane, Adik 2 orang, Ane, dan tante Ane (Adik dari ayah). Tante Ane sudah menJanda lmyn lama, yaitu 4-5 tahun.

Tetapi kejadian itu bermula ketika Ane menduduki bangku SMA kelas 2. Oh iya, untuk bayangan para pembaca semua, Tante Ane memiliki postur tubuh yang benar benar seperti pemain film Porno luar negeri (Serius). Oke kita masuk ke inti ceritaa… Jeenngg… Jeeennnggg Saat kelas 2 SMA ABG sedang mencari jati dirinya, begitu pula Ane.

Hari Sabtu dan minggu, keluarga Ane selalu keluar kota untuk Refreshing ke Villa yg kami punya di daerah Kota Hujan. Saat itu ane sedang tidak ikut bersama mereka, dan dirumah hanya sisa Saya dan tante. Mungkin karena Tante berfikir dirumah tidak ada orang, Tante mempraktikan senam di kamarnya yg tepat ada di depan tangga. Saat itu niatnya Saya ingin menonton TV di ruang TV yg berada dekat dari kamar Tante, saat menuruni tangga, ternyata ante tidak menutup kamarnya. Dan apa yg Saya lihat? Tante hanya menggunakan Bra dan Celana dalam saat melakukan senam.

“Waaahhh, Rejeki di siang bolong” Kataku dalam hati. Lalu Saya tidak jadi turun tangga, dan duduk di tangga supaya dapat melihat tontonan ‘asyik’ ini. Tante yg selama ini Saya idam idamkan, ternyata dalam kondisi setengah telanjang.

Tante melakukan beberapa gerakan yg membuat si Otong semakin menegang. Saat itu Saya sambil melakukan onani dan menonton Tante yg sedang melakukan senam.

Saya membayangkan betapa enaknya kalau si Otong dijepit oleh Buah Surga nya yg besar dan kencang itu, ketika berkhayal, “Aaaahhhhhhh” si Otong pun keluar. Sejak dari kejadian itu, hasrat Saya semakin bertambah untuk menyetubuhi Tanteku ini. 1 Minggu kemudian tepatnya hari Minggu keluargaku pergi lagi ke Kota Hujan, dan tebak apa? Yap, sisa Aku dan Tante dirumah. Saat itu Saya sengaja duduk di tangga sambil menunggu Tante senam. “Loh, tapi kok udah jam segini blm senam jg?” Kataku dalam hati. Saya coba cek sepatu dan Sandal Tante, “Ah ada kok ini sandalnya tapi tunggu ada sepatu siapa ini?”

Saat hendak ke kamar yg berada di lantai 2, terdengar suara desahan “Sssshhhhh UUuhhhh” ternyata suara itu dari kamar Tante! Dengan sedikit rasa takut, aku coba buka kamar Tante, dan setelah sedikit ternganga pintu kamar Tante… Benar saja! Kudapati Tante sedang bermasturbasi, Tante memasukan 2 jari nya, dan memilin puting susu nya sambil mendesah ke enakan “Sssshhhhhhh sssshhhhhhh mmmmmhhhh” Aku hanya bisa menganga lebar melihat ini semua.

Setelah beberapa saat, Tanteku seperti kejang dan mengeluarkan cairan dari Vagina nya dan ditambah dengan erangan yg hebat. “Aaaaaahhhhhh Ahhhhhhh”

Ternyata Tanteku sudah orgasme, se selesai nya bermasturbasi, Tanteku masih memilin milin puting nya lalu setelah beberapa lama ia pun tertidur. Saat Tante tertidur Kucoba beranikan diri, Aku masuk ke kamar Tanteku lalu Aku melakukan onani di depan wajahnya. Ya! Aku melakukannya, entah darimana Aku bisa mendapatkan keberanian sebesar itu. Selang beberapa menit, aku sudah ingin orgasme, Aku sempat mengeluarkan suara “Aaahhh” lalu badan Tante bergerak. Dalam fikirku “Jgn disudahi, sudah mau keluar”

tetapi mata Tante lebih cepat terbuka, dan reaksi Tante seperti Kaget sangat tidak percaya keponakan kecilnya melakukan hal ini. Tanteku berteriak dengan kencang…

Tante: Kamu ngapain

Nunuuu..!!!!!

Aku: Eeh, emmm… ini…

Eee… (Tergagap gagap) Tante: Ngpain kamu masuk ke kamar Tante Hah?!!

Aku: Tante tadi sempat berteriak, Nunu kaget, Nunu kira Tante kenapa, tapi Tante lagi begitu begitu (Sedikit menangis)

Ane termasuk anak yg polos,

tp semenjak tau semprot jd ngerti *Kidding Brow*

Tante: Yaa tapi kamu harus ketuk pintu dahulu…

Nada Tante melembut,

mungkin karena salah Tante juga yg tidak menutup pintu, dan Tante jg malu atas

Tindakan nya Aku: Maafin Nunu Tante Tante: Iyaudah gpp, lain kali jgn bgitu. Kamu kan tau,

Tante sudah ditinggal sama

Om Bram sangat lama, jadi ini hal yg wajar Nu wanita.

Aku: Iya tan… Tante: Tuh kan si ‘Nunu Kecil’

tegang ngeliat Tante masaa…

(Sambil cubit2 pipiku)

Kamu penasaran yaaa??

Aku: Emmm Nu.. nuu… Nunu

Sdkit penasaran sama hal yg kyk gini Tan… Tante: Blm pernah kamu emangnya? Sama pacar atau temen?

Aku: Belum Tan, Nunu takut Tante: Sini duduk Tante ajarin… Aku pun duduk di kasur

Tante, dan Tante berlutut di hadapanku. Yg terjadi selanjutnya, Tante menjilati Penis ku!! “Mmmmhhhh mmmmhhh” Suara yg dikeluarkan Tante membuat diriku semakin bergairah… Saat Tante mulai menjilati Penis ku, Aku hanya bisa memejamkan mata dan berkata “Aaahh Apa ini benar terjadi” Perasaan senang karena Tante yg selama ini aku idam-idam kan melakukan hal ini denganku.

Saat memejamkan mata aku sudah tidak tahan ingin mengeluarkan Sperma, Tante pun berbicara “Hmmm mau kluar yaa? Dasar Perjaka” gurau Tante. Dan Aaaaahhhhh aaahhhhhh Croooootttt, semua sperma pun keluar bercucuran di wajah Tante, Tante terlihat begitu senang sambil memainkan sperma yg baru keluar tadi. Tante: Uuuuhh banyak bangeett sihh keluarnyaa (sambil menjilat sperma yg ada di wajahnya)

Aku: Ma… Ma.. Maaf Tan, jadi berantakan…

Tante: Knapa minta maaf? tante seneng bgt lagih. Tuh nunu kecil nya aja masih bangun, berarti mau lagi

Aku hanya bisa tersipu malu karena Penis ku yg masih menegang “Yuukkk Sini” Kata Tante sambil menarik penisku ke arah Vagina nya. Aku hanya bisa terdiam dan masih tidak percaya ini terjadi. Saat itu tante memasukkan Penisku kedalam vagina nya, rasannya hangat sekali, seperti di sedot, dan Bleesssss seluruh penisku masuk. Tante bergumam “Eeeemmmhhhh,

gerakin Nu..” Minta nya secara manja, lalu aku mulai menggerakkan badanku maju

Dan munur. Aku: Aaahhh Tann…

Tante: Knapa sayang? Enak yaa? Uuuhhhhh

Aku: mmmmmhhhh Enak banget Tan…

Tante: Lebih Cepat Nunu…

Aku pun mempercepat gerakan tadi, Aaahhhh rasanya begitu Nikmat, melihat wajah Tante ku begitu menikmati permainan ini.

Setelah 15 menit lebih Aku rasannya ingin Ejakulasi kembali.

Tante: Jangan keluar duluuu, tahan sedikit lagii… Mmmhhhhh mmmhhhhh

Aku: Uuuhhhh Iya Tan (Sambil meremas dada Tante yg bergoyang)

Sudah Tidak tertahankan lagi, lalu Aku merasa Tante buang air kecil, dan ternyata itu adalah saat Tante mengalami orgasme. Kami berdua mengejang hebat, saling berteriak satu sama lain, “Aaaaaahhhhh Nunuuuu Aaaahhhh” Seru Tante. Aku pun sedikit berteriak keenakan “Taaannn aaahhhhh” Crrrooottttt Crooottttt. Tanpa kusadari, aku mengeluarkan sperma di dalam vagina Tante. Aku pun terkejut, tetapi Tante mengatakan bahwa “Udah gpp kok didalam, Tante udah ga bisa hamil lagi karena pernah di operasi pengangkatan rahim”.

Hufftttt sontak kata kata itu membuat batin ku menjadi lebih tenang. “Nunu, km kl mau lagi nanti bilang ke Tante aja ya sayang, ga boleh main ini sama Pacar atau Perempuan lain sebelum kamu nikah yaa… Kalo kamu mau tinggal bilang ke Tante ya sayang, Tante gamau karena hal ini Nunu jadi laki laki bandel nanti, Janji?” Ucap Tante. “Iya Tan, Nunu Janji kok Nunu jg mau nya sama Tante, kan sama Tante lebih enak hehehe” Gurau ku kepada Tante

“Dasar deehh ponakan Tante tersayang, (Tante mengecup bibirku dengan mesra Mmmwwahhh Gih mandi, nanti keburu mamah papah pada pulang loohh” Ucap tante. “Okedeh Tan…” Ucap ku

Aku tersenyum senyum bahagia sambil melangkahkan kaki ku ke kamar mandi, saat di kamar mandi pun, Aku masih tidak percaya bahwa hal ini benar terjadi.

© 2022 - CeritaSeru.xyz