November 03, 2020
Penulis — acab69

Ah, Sudahlah

Malam itu angin rasanya sangat sejuk dan segar, aku ngopi diluar rumah hanya memakai baju basket dan sarung.

“sangat sepi rumah ku, ah, masuk saja, nonton film bagus nih” ucapku.

setelah aku masuk kerumah, aku mencari film, tapi. filmya kok gak ada semua? kemana gerangan?

aku bertanya pada tante ku, Tanteku umur nya baru 29 tahun. body nya cukup seksilah, dan aku penasaran dengan ukuran bra nya. aku tanya ke tante ku “tante, mana kaset ku?” tanteku tak menjawabnya. dalam hati ku bertanya “kenapa tante diam saja? apa dia marah dengan ku?” aku langsung mengejarnya, tapi tante berada di kamar nya. aku mau masuk tetapi malu. setelah kupikir, aku akan megetuk pintunya.

tok, tok, tok!! tanteee

Tante membuka pintu dan bersembunyi dibalik pintu “ada apa cha?” aku menjawab “tante marah sama echa?” “tidak tante tidak marah, tunggu diruang tengah ya” aku mengangguk.

Setelah kutunggu 15menit, tante keluar kamar hanya memakai tank top biru serta hot pants nya.

“tante kok pakek baju gituan? apa tante gak malu sama echa?”

“hahaha, kenapa cha kok pakek malu segala?” Tante hanya tersenyum

“kan aku sudah kelas 2 smp, kan sudah punya nafsu” aku memancingnya

“aduh kok tanya gituan? yasudah Pijitin tante sekarang”

“siap tantee !!”

Aku mengambil Body lotion dan sarung, tante bertanya “ngapain bawa sarung? tante akan melepas Semua baju tante”

Glekkk, aku menelan air ludahku.

Tante cepat cepat membuka semua bajunya, terlihat bongkahan pantanya yang besar itu.

“see… sekarang tante?” aku gelagepan

“iyaa dong, tante sudah capek, cepet yaa” Kata tanteku

“aku mulai dari pantat ya tan”

“hmmm”

Aku memijat dari pantat hingga badannya semua, aku hampir ngiler dengan tubuh tanteku ini.

aku bertanya “tan.. tante”

“ada apa, cha? kok gugup?”

“susu tante kok besar banget? aku pengen pegang? boleh?”

“nakal juga kamu, iyaa gak apa, bentar aja ya!” kata tante dengan halus

aku melihat, dan langsung memgang pentil nya, tante mengerang, terlihat Vagina tante mulai basah.

“echaa, mana kontol kamu”

dibukalah celana echa

“eits gilak, gede banget”

aku tertawa. Tak sadar ternyata Kontolku telah dikulumnya seperti makan lollipop.

setelah 5 menit, aku merasa seperti mau pipis “tante, aku mau pipis”

tak lama kemudian, sperma ku keluar, melumuri mulut tante.

“duh nakal, kok gak bilang bilang”

“maa… maafin tante”

“yasudah, ini show sebernarnya”

“apaan tante?” aku bertanya

Tanteku membuka pahanya lebar lebar, kulihat Bulu bulu vagina nya dengan rapi tercukur.

“cepat masukaan, tante sudah gak tahan”

“aku gak tau cara nya tante, ini pertama kali aku melakukan gini”

Dituntun kontolku ke vaginanya

“ahh, akhirnya masuk juga”

“maju mundurin pelan pelanya”

aku mengangguk

“ahhh, ahhh, tantee, aku mau pipis”

“tunggu bentarr”

tak lama aku mengeluarkan sperma ku dan merasa terbang ke awan.

“makasih tante, aku sudah diajarin gitu”

“kapan pun kamu mau, tante siap”

“makasih tante”

sementara itu, kami tidur di ruang tengah sampe pagi dengan keadaan telanjang.

© 2022 - CeritaSeru.xyz