November 03, 2020
Penulis — haris2727

Mbak Ida sepupu Mama

Umur saya sekarang 25 dan kejadian ini terjadi saat saya kelas 2 SMA. Kekuarga saya terbilang cukup secara ekonomi. Saya anak terkahir dari 3 bersaudara. Kedua kakak saya sudah menikah dan memiliki rumah sendiri, otomatis saya di rumah dengan kedua orangtua saya dan di temani Mbak Ida, sepupu Mama saya.

Umur Mbak Ida dengan mama saya terpaut 8 tahun, Mama saya saat itu berumur 38 dan Mbak Ida 46. Mbak Ida sudah memiliki 4 orang anak, suaminya bekerja sebagai tukang proyek bangunan di Kalimantan. Sedangkan Mbak Ida bekerja di rumah saya dari pagi jam 6- 4 sore, tepat saat orangtuaku pulang kerja. Mbak Ida sudah ikut Mama saya saat saya SD.

Kejadian ini di mulai saat saya pulang sekolah dan Mbak Ida sedang menyetrika baju sambil nonton tv. Biasanya setelah saya ganti baju dan makan saya lanjut tidur, tapi saat itu Mbak Ida memanggilku berniat meminta tolong untuk di keroki punggungnya dengan alasan masuk angin.

Dengan posisi Mbak Ida duduk menyetrika dan menonton tv, Mbak Ida membuka daster bagian belakangnya sehingga nampak di depan mataku punggung Mbak Ida yang agak hitam dengan BH yang sudah terlepas di depan saya. Saat itu Mbak Ida memakai celana sehingga pantat sampai kaki masih dalam keadaan tertutup.

Aktifitas ngeroi punggung pun sudah saya mulai. Kisaran 10 menit tangan saya masih fokus ngeroi punggung Mbak Ida sambil aku menikmati acara tv di Indosiar. Namun setelah beberapa lama saya juga bingung mengapa berfikir untuk menyentuh payudara Mbak Ida. Padahal aslinya saya takut kalau Mbak Ida marah dan mengadu ke Mamaku.

Lama menimbang untuk menyentuh atau tidak, saya beranikan tangan kiri saya memegang payudara Mbak Ida sebelah kiri dan tangan kanan saya masih dengan aktifitas yang lama, ngeroi Mbak Ida.

Untuk waktu yang lumayan lama tangan saya mulai berani untuk meremas payudara Mbak Ida. Aktifitas itu saya nikmati sekali sampai sampai penis saya tegang, namun heranya Mbak Ida juga tidak marah dan diam saja dengan aktiditasku memijat payudara Mbak Ida.

Saat proses ngeroi punggung selesai. Saya memegang kedua payudara Mbak Ida dan saya remas kurang lebih lima menitan.

“Mbak, ngeroinya sudah selesai, saya tidur ya soalnya ngantuk Mbak”

“Iya dek gpp, Makasih banyak ya”

Alat kerokan yang hanya minyak kayu putih dan uang logam saya sisihkann kemudian saya cuci tangan, masuk kamar dan coli sambil membayangkan aktifitas saya dengan Mbak Ida yang barusan selesai.

© 2022 - CeritaSeru.xyz